Galau Tingkat Dewa

Galau Tingkat Dewa - GALAU.... Itulah fenomena yang sedang merebak di Indonesia. Boleh dibilang galau itu adalah penyakit menular masa kini. Apakah itu galau? Galau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu: ber•ga•lau : sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke•ga•lau•an : sifat (keadaan hal) galau.

Biasanya galau ini melanda anak-anak muda pada umumnya dan yang memiliki status jomblo pada khususnya. Seandainya saja ada jurusan khusus yang mengatasi masalah kegalauan mungkin akan banyak peminatnya.

Berikut ini jenis-jenis kegalauan:
1. GADUNGAN
GADUNGAN adalah singkatan dari GAlau menDUNG dan hujAN. Galau jenis ini biasanya banyak bermunculan ketika musim hujan tiba, sama seperti halnya jamur yang tumbuh di musim hujan.
2. GAMPANGAN
GAMPANGAN adalah singkatan dari GAlau Mencari PAsaNGAN. Galau jenis ini dikarenakan belum mendapat pasangan yang dapat mengubah hidupnya.
3. GABUNGAN
GABUNGAN adalah singkatan dari GAlau BUtuh pasaNGAN. Galau ini dikarenakan belum mendapat pasangan dan sangat membutuhkan sekali pasangan untuk mengobati kegalauannya yang sangat akut.
4. GARUT
GARUT adalah singkatan dari GAlau RUTin. Jenis ini menjadikan galau sebagai rutinitas sehari-harinya. Sepertinya “Tiada hari tanpa galau.” telah menjadi motto hidupnya.
5. GANTENG
GANTENG adalah singkatan dari GAlau di atas geNTENG. Galau jenis ini mempunyai tempat khusus untuk mencurahkan kegalauannya yaitu di atas genteng.
6. GAJIAN
GAJIAN adalah singkatan dari GAlau uJIAN. Galau jenis ini terjadi pada saat sebelum, sedang dan setelah ujian.
7. GRATIS
GRATIS adalah singkatan dari GAlau RAda auTIS. Galau jenis ini menyebabkan pendertinya terlihat seperti orang yang memiliki dunia sendiri atau biasanya disebut autis.
8. GARUDA
GARUDA adalah singkatan dari GAlau membuRU janDA. Galau jenis ini contohnya terjadi pada artis Raffi Ahmad yang menyukai janda seperti Yuni Shara.
9. GARONG
GARONG adalah singkatan dari GAlau ROkok dan NGopi. Penderita galau jenis ini biasanya menyalurkan kegalauannya sambil merokok dan minum kopi.
10. GATRA
GATRA adalah singkatan dari GAlau TRAgis. Galau jenis ini terjadi seakan- akan penderitanya telah mengalami tragedi yang sangat hebat.
11. GARING
GARING adalah singkatan dari GAlau RINGan. Gejala kegalauan jenis ini terjadi tidak begitu akut namun tetap saja menular.
12. GANGSTER
GANGSTER adalah singkatan dari GAlau NGeneS TERus. Galau jenis ini sangat berbahaya karena tidak hanya menular namun juga dapat menyebabkan emosi.
13. GSM
GSM adalah singkatan dari Galau Setiap Malam. Galau jenis ini sama halnya dengan galau rutin namun waktunya lebih spesifik lagi yaitu pada malam hari.
14. GAPLEH
GAPLEH adalah singkatan dari GAlau Pegang LEHer. Galau jenis ini ditandai dengan memegang-megang lehernya ketika penderita mengalami kegalauan.
15. GANESHA
GANESHA adalah singkatan dari GAlau NElpon Setiap HAri . Penderita galau jenis ini biasanya setiap hari menelpon seseorang untuk mencurahkan kegalauannya.
16. GARUK
GARUK adalah singkatan dari GAlau baRU Kemarin. Penderita galau jenis ini adalah penderita yang baru pertama kalinya mengalami kegalauan.
17. GATOTKACA
GATOTKACA adalah singkatan dari GAlau meloTOTin muKA di kaCA. Galau jenis ini terjadi pada saat penderita sedang bercermin memandangi wajahnya.
18. GAYUS
GAYUS adalah singkatan dari GAlau melaYU Sendu. Galau jenis ini terjadi pada saat mendengarkan lagu-lagu pop melayu berirama sendu.
19. GPS
GPS adalah singkatan dari Galau Pinggir Sungai. Penderita galau jenis ini mempunyai tempat khusus untuk mencurahkan segala kegalauannya.
20. GAMANG
GAMANG adalah singkatan dari GAlau bersaMA NGobrol. Galau jenis ini terjadi pada sekelompok penderita kegalauan yang berkumpulmenceritakan kegalauannya masing- masing.
21. GAPTEK
GAPTEK adalah singkatan dari GAlau Pakai TEKnologi. Penderita galau jenis ini menggunakan fasilitas berbau teknologi seperti:facebook, twitter, Blackberry Messenger, yahoo messenger dsb; untuk mencurahkan kegalauannya.
22. GAMIS
GAMIS adalah singkatan dari GAlau MInta Simpati. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya terlihat seperti terguncang jiwanya dan orang yang melihatnya akan merasa iba karenanya.
23. GALAK
GALAK adalah singkatan dari GAlau LAKi. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya terlihat lebih jantan, bijaksana dan berwibawa dari biasanya.
24. GANTAR
GANTAR adalah singkatan dari GAlau main giTAR. Penderita galau jenis ini mencurahkan kegalauannya dengan bermain gitar menyanyikan lagu-lagu yang menyayat hati.
25. GANJA
GANJA adalah singkatan dari GAlau maNJA. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi manja kepada setiap orang yang ada di dekatnya.
26. GALANG
GALANG adalah singkatan dari GAlau LANGka. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi jarang terlihat karena ia mencari tempat yang sepi untuk mencurahkan kegalauannya.
27. GADING
GADING adalah singkatan dari GAlau DINGin. Galau jenis ini menyebabkan penderitanya menjadi dingin menyikapi segala sesuatu yang ada di sekitarnya.
28. GASING
GASING adalah singkatan dari GAlau puSING. Galau jenis ini menyebabkan seseorang yang ada didekatnya menjadi pusing akibat tingkah laku yang dilakukan olehnya.
29. GALENDO
GALENDO adalah singkatan dari GAlau terLENa DOrama. Galau jenis ini diakibatkan penderita terlena dengan jalan cerita yang ada pada saat menonton dorama.
30. GADIS
GADIS adalah singkatan dari GAlau seDIh Sekali. Galau jenis ini mengakibatkan raut muka penderitanya terlihat sedih sekali.
31. GAJAH
GAJAH adalah singkatan dari GAlau JAHat. Galau jenis ini berakibat penderitanya menjadi bersikap jahat kepada semua orang.

*manakah galau anda? :p

Membuat menu slid-box | Tips blogger

Mau tampilan slid-box seperti blog saya seperti yang ada tulisan "Don't Forget Click "LIKE" ^^" itu lhooo?? hehe... mau mau mau?? Cara bikinnya gampang kok temen-temen....

<!--Slidbox -->
     <script type="text/javascript" src="http://marewainfo.googlecode.com/files/slidboxordinary.js"></script>
<div style="position:fixed; width:342px; overflow:hidden; bottom:20px;
right:10px; display:none;
background:url(http://1.bp.blogspot.com/_JUg9QsmKp5s/TORmQZAoYXI/AAAAAAAACAI/cLoCJMP1rGo/s000/bo-bg-html.gif)
repeat; -moz-border-radius:15px; -webkit-border-radius:15px;
border-radius:15px; border:2px solid #111111;" id="fbslidebox">

    <div style="width:320px; padding:10px; margin:0 auto; overflow:hidden;">

        <a href="#" style="float:right; color:#999; padding:0 3px;
border:1px solid #CCC; text-decoration:none; font-size:9px; font-family:Verdana, Geneva, sans-serif;" id="fbcloseslidebox">X</a>

        <strong style="color:#66ad3d;">Untuk Judul Slid-Box</strong>

///Tempatkan apa saja yang sobat inginkan (gambar,script, facebook dan lain-lain//
        </div></div>
<!--Slidbox end --> 

  • Save dan lihat hasilnya....

Kontes Blog Tahun 2011/2012



>> S3O CONTEST Acer Aspire SEO Contest (Posting Favorit)
Hadiah utama : Rp 10.000.000
Keyword : Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik
Waktu : 19 Desember 2011 s/d 01 April 2012
Pengumuman pemenang : 09 April 2012

>> Lomba Blog Resolusi Juara 2012
Hadiah utama : Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus Black
Tema : Resolusi Juara 2012
Waktu : 16 Desember 2011 s/d 8 Januari 2012
Pengumuman pemenang : 17 Januari 2012
Hadiah utama : iPhone 4s + Paket Wisata kunjungi eloknya Indonesia & Uang Saku
Tema : Seandainya saya menjadi Anggota DPD RI
Waktu : 28 November 2011 s/d 31 Desember 2011

>> Kontes Century 21 IndonesiaSEO Championship 2011
Hadiah Utama : Galaxy TAB 10.1 + Merchandise + Piagam
Tema : Berhubungan dengan dunia properti, rumah, apartment dan broker properti
Waktu : 15 November 2011 s/d 10 Januari 2012
Pengumuman Pemenang : 26 Januari 2012

Menampilkan data pada tabel | Java Netbeans


Iseng sebelum caw ke Bogor, bikin beginian dulu.......
<Tuntutan project kuliah sieh :p>

Yappp.... seperti judulnya ini kodingan untuk menampilkan data pada database yang udah dibikin ke dalam bentuk tabel. Cekidot gann....




#Koneksi database
import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import java.sql.SQLException;
/**
 * @author Jie
 */
public class DBConnection {
    private Connection koneksi;
    public Connection connect(){
       //untuk koneksi ke driver
       try{
           Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver");
           System.out.println("berhasil load driver");
       }catch(ClassNotFoundException cnfe){
           System.out.println("Tidak ada Driver "+cnfe);
       }
       //untuk koneksi ke database
       try{
           String url="jdbc:mysql://localhost:3306/java_db";
           koneksi=DriverManager.getConnection(url,"root","root");
           System.out.println("Berhasil koneksi");
       }catch(SQLException se){
           System.out.println("Gagal koneksi "+se);
           //JOptionPane.showMessageDialog(null,"Gagal koneksi...MySQL server belum aktif");
       }
       return koneksi;
    }
}
#Kodingannya


import Config.DBConnection;
import java.sql.SQLException;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;
import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.table.DefaultTableModel;

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
/*
 * Form.java
 *
 * Created on 28 Des 11, 7:37:11
 */
/**
 *
 * @author Jie
 */
public class Utama extends javax.swing.JFrame {
    private DefaultTableModel DftTabMode;
    /** Creates new form Form */
    public Utama() {
        initComponents();
         setLocationRelativeTo(this);
    }
    /** This method is called from within the constructor to
     * initialize the form.
     * WARNING: Do NOT modify this code. The content of this method is
     * always regenerated by the Form Editor.
     */
    @SuppressWarnings("unchecked")
    // <editor-fold defaultstate="collapsed" desc="Generated Code">                      
    private void initComponents() {
                   
    private void formWindowActivated(java.awt.event.WindowEvent evt) {                                  
        // TODO add your handling code here:
        JFrame form = new JFrame();
        form.setSize(400, 400);  
        tampil_data();
    }                                
    private void jTable1MouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                                

        // TODO add your handling code here:
        //saat klik record
        klik_record();
    }                                
    private void updateMouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                                

        // TODO add your handling code here:
        update_data();
    }                                
    private void deleteMouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                                
        // TODO add your handling code here:
        delete_data();
    }                                
    private void jButton1MouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {                                  
        insert_data();
        // TODO add your handling code here:
    }                                  
    /**
    * @param args the command line arguments
    */
    public static void main(String args[]) {
        java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
            public void run() {
                new Utama().setVisible(true);
            }
        });
    }
    ////////////////////////////untuk metod baru ////////////////////////////////////
    public void tampil_data(){
        //panggil method koneksi
        java.sql.Connection conn = new DBConnection().connect();
        Object[] Baris={"ID","Nama","Tanggal Lahir","Alamat"};
        DftTabMode=new DefaultTableModel(null,Baris);
        jTable1.setModel(DftTabMode);
        try {
        String sql = "Select * from biodata";
            java.sql.Statement stmt = conn.createStatement();
            java.sql.ResultSet rslt = stmt.executeQuery(sql);
            while (rslt.next()) {
                String id = rslt.getString("id");
                String nama = rslt.getString("nama");
                String tanggal = rslt.getString("tanggal");
                String alamat = rslt.getString("alamat");
                String[] dataField = {id, nama, tanggal, alamat};
                DftTabMode.addRow(dataField);
            }
        }catch(Exception e) {}
    }
    public void klik_record(){
        //saat pilih record
        int baris = jTable1.getSelectedRow();
        String id = DftTabMode.getValueAt(baris, 0).toString();
        String nama = DftTabMode.getValueAt(baris, 1).toString();
        String tanggal = DftTabMode.getValueAt(baris, 2).toString();
        String alamat = DftTabMode.getValueAt(baris, 3).toString();
        f_id.setText(id);
        f_nama.setText(nama);
        f_tanggal.setText(tanggal);
        f_alamat.setText(alamat);
    }
    public void update_data(){
         //panggil method koneksi
        java.sql.Connection conn = new DBConnection().connect();

        String sql="update biodata set nama=?,tanggal=?,alamat=? where id='"+f_id.getText()+"'";
        java.sql.PreparedStatement stmt = null;
        try {
            stmt = conn.prepareStatement(sql);
        } catch (SQLException ex) {
        }
        try{
            stmt.setString(1,f_nama.getText());
            stmt.setString(2,f_tanggal.getText());
            stmt.setString(3,f_alamat.getText());
            stmt.executeUpdate();
            JOptionPane.showMessageDialog(null,"Data Berhasil di Ubah");
        }catch(SQLException se){}
    }
        public void insert_data(){
         //panggil method koneksi
        java.sql.Connection conn = new DBConnection().connect();

        String sql="INSERT INTO `java_db`.`biodata` (`id`, `nama`, `tanggal`, `alamat`) VALUES (?, ?, ?, ?);";
        java.sql.PreparedStatement stmt = null;
        try {
            stmt = conn.prepareStatement(sql);
        } catch (SQLException ex) {
        }
        try{
            stmt.setString(1, f_id.getText());
            stmt.setString(2,f_nama.getText());
            stmt.setString(3,f_tanggal.getText());
            stmt.setString(4,f_alamat.getText());
            stmt.executeUpdate();
            JOptionPane.showMessageDialog(null,"Data Berhasil di Ditambah");
        }catch(SQLException se){}
    }
    public void delete_data(){
        //panggil method koneksi
        java.sql.Connection conn = new DBConnection().connect();
        int ok=JOptionPane.showConfirmDialog(null,"Apakah Anda yakin?","Konfirmasi",JOptionPane.YES_NO_OPTION);
        if(ok==0){
            try{
                String sql="delete from biodata where id='"+f_id.getText()+"'";
                java.sql.PreparedStatement stmt=conn.prepareStatement(sql);
                stmt.executeUpdate();
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Data Berhasil di hapus");
                f_id.setText("");
                f_nama.setText("");
                f_tanggal.setText("");
                f_alamat.setText("");
            }catch(Exception e){
                JOptionPane.showMessageDialog(null,"Data Gagal di hapus");
            }
        }
    }
    // Variables declaration - do not modify                  
    private javax.swing.JButton delete;
    private javax.swing.JTextArea f_alamat;
    private javax.swing.JTextField f_id;
    private javax.swing.JTextField f_nama;
    private javax.swing.JTextField f_tanggal;
    private javax.swing.JButton jButton1;
    private javax.swing.JLabel jLabel1;
    private javax.swing.JLabel jLabel2;
    private javax.swing.JLabel jLabel3;
    private javax.swing.JLabel jLabel4;
    private javax.swing.JPanel jPanel1;
    private javax.swing.JScrollPane jScrollPane1;
    private javax.swing.JScrollPane jScrollPane2;
    private javax.swing.JTable jTable1;
    private javax.swing.JButton update;
    // End of variables declaration                
}

Bingung?? wahahaha... Download aja dimari gan!!
Klik dimari


Membuat Auto Resize ComboBox



Kadang kita memiliki sebuah combobox yang berisi item dengan ukuran yang panjang. Untuk menampilkan item-item tersebut secara benar, maka kita harus membuat combobox dengan ukuran yang sesuai, sehingga kadang akan sangat memakan tempat.
















Untuk mengatasinya kita dapat membuat sebuah combobox yang ukuran popupnya sesuai dengan ukuran item terpanjang dalam list. Untuk itu kita buat saja sebuah class baru yang diturunkan dari class JComboBox.

import java.awt.Dimension;
import java.awt.FontMetrics;
import javax.swing.JComboBox;
/*
* To change this template, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/
/**
*
* @author hauw
*/
public class AutoResizeComboBox extends JComboBox {
@Override
public Dimension getSize() {
Dimension dimension = new Dimension();
dimension.width = getPanjangPopup();
return dimension;
}
private int getPanjangPopup() {
int panjangComboBox = (int) super.getSize().getWidth();
if (panjangComboBox < getTeksTerpanjang()) {
return getTeksTerpanjang();
}
return panjangComboBox;
}
private int getTeksTerpanjang() {
int panjangTeks = 0;
int count = getItemCount();
for (int i = 0; i < count; i++) {
FontMetrics fontMetrics = getFontMetrics(getFont());
String teks = getItemAt(i).toString();
if (panjangTeks < fontMetrics.stringWidth(teks)) {
panjangTeks = fontMetrics.stringWidth(teks);
}
}
return panjangTeks + 5;
}
}


Lihat perbedaannya pada gambar berikut :














Kalo ingin download projectnya disini ya...

ComboBox Resizable.rar



Menampilkan bilangan fibonaci



Udah pada tau kan bilangan fibonaci itu apa? nah bilangan fibonaci itu bilangan yang hasilnya sama dengan penjumlahan bilangan-bilangan sebelumnya. Contohnya kalo kita punya 4 buah bilangan. Bilangan pertama dan kedua itu selalu 0 dan 1. Bilangan ketiga = hasil penjumlahan dari bilangan pertama dan kedua yaitu 1. Bilangan ke-4 nya ya ditambahin lagi semuanya. Nich source code buat tampilin bilangan fibonaci di java.

public class Fibonaci {
public static void main(String[] args) throws IOException {
String input;
int n = 0;
int temp = 0;
int[] array;
System.out.print("Input: ");
BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
input = br.readLine();
if (input.equals("fibonaci")) {
System.out.print("Masukkan jumlah n: ");
try {
n = Integer.parseInt(br.readLine());
array = new int[n];
System.out.println("Deret Fibonaci:");
for (int i = 0; i < array.length; i++) {
if (i == 0) {
array[i] = 0;
} else if (i == 1) {
array[i] = 1;
} else {
temp = 0;
for (int j = 0; j < i; j++) {
temp += array[j];
array[i] = temp;
}
}
System.out.println(array[i]);
}
} catch (NumberFormatException numberFormatException) {
System.out.println("Masukkan angka yang benar");
}
} else {
System.out.println("Input Salah");
}
}
}




>> Oh iya, input nya masukin fibonaci dulu. Kalo ngga bakalan keluar pesan input salah.


Perfect number pada Java

Perfect number adalah suatu bilangan yang seluruh faktornya jika dijumlahkan akan bernilai sama dengan bilangan tersebut. Contohnya adalah 6. --->
Faktor dari 6: 1, 2, 3
Hasil dari penjumlahan faktor-faktornya bernilai sama dengan bilangan itu sendiri, maka 6 merupakan perfect number. Di bawah ini adalah source code untuk mencari perfect number dengan java.

public class PerfectNumber {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Perfect numbers from 1 to 650");
for (int i = 1; i < 10000; i++) {
searchPerfectNumber(i);
}
}
public static void searchPerfectNumber(int number) {
int sum = 0;
for (int divisor = 1; divisor < number; divisor++) {
if ((number % divisor) == 0) {
sum += divisor;
}
}
if (sum == number) {
System.out.println(number + " is a perfect number");
}
}
}

Membatasi input pada jTextField

JTextField merupakan sebuah component dari java swing yang berguna untuk menerima inputan dari user. Kadang jika kita akan membuat sebuah textfield untuk tipe data tertentu, kita ingin membatasi inputnya. Misal kita ingin membuat sebuah textfield untuk no telpon. Kita menginginkan client hanya dapat memasukkan input dengan jumlah maximal 15 karakter, selain itu karakter yang dimasukan harus berupa angka dan tanda-tanda yang digunakan untuk menyimpan no telpon, seperti #, +, *. Untuk membuatnya kita hanya perlu mengubah setting document pada component jTextField. Tetapi sebelumnya kita harus membuat sebuah class baru yang diturunkan dari class PlainDocument untuk kita modifikasi sesuai kebutuhan kita.

import javax.swing.text.AttributeSet;
import javax.swing.text.BadLocationException;
import javax.swing.text.PlainDocument;
/**
*
* @author Jie
*/
public class PhoneValidator extends PlainDocument {
private int maxCharacter;
private boolean phoneOnly;
private String phoneChars = "+#*0123456789";
public PhoneValidator() {
this(-1, false);
}
public PhoneValidator(int maxCharacter, boolean phoneOnly) {
this.maxCharacter = maxCharacter;
this.phoneOnly = phoneOnly;
}
@Override
public void insertString(int offs, String str, AttributeSet a) throws BadLocationException {
if (phoneOnly) {
if (maxCharacter == -1) {
if (checkString(str)) {
super.insertString(offs, str, a);
}
} else {
int panjangTextLama = getLength();
int panjangTextBaru = str.length();
if ((panjangTextLama + panjangTextBaru) <= maxCharacter) {
if (checkString(str)) {
super.insertString(offs, str, a);
}
}
}
} else {
if (maxCharacter == -1) {
super.insertString(offs, str, a);
} else {
int panjangTextLama = getLength();
int panjangTextBaru = str.length();
if ((panjangTextLama + panjangTextBaru) <= maxCharacter) {
super.insertString(offs, str, a);
}
}
}
}
private boolean checkString(String input) {
boolean result = false;
for (int i = 0; i < input.length(); i++) {
if (phoneChars.indexOf(input.charAt(i)) == -1) {
result = false;
break;
} else {
result = true;
}
}
return result;
}
}
Setelah kita selesai membuat class untuk validasinya, sekarang saatnya kita mencoba untuk membatasi input pada jTextField kita. Misal kita memiliki sebuah JTextField dengan nama variabel textNoTelpon. untuk mengubah validasinya menjadi maximal 15 karakter dan hanya dapat diberikan input berupa no telpon, kita dapat melakukannya dengan cara seperti berikut.

import javax.swing.JFrame;
import javax.swing.JTextField;
/**
*
* @author Jie
*/
public class TestValidasi {
public static void main(String[] args) {
JFrame frame = new JFrame("Test validasi text field");
JTextField textNoTelpon = new JTextField();
textNoTelpon.setDocument(new PhoneValidator(15, true));
frame.add(textNoTelpon);
frame.setVisible(true);
frame.pack();
frame.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
}
}

Membuat belah ketupat tanpa isi | Java Programming


import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStreamReader;
public class BelahKetupat {
public static void main(String[] args) throws IOException{
int tinggi, setengahTinggi;
String input;
System.out.println("Masukkan tinggi:");
BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
input = br.readLine();
tinggi = Integer.parseInt(input);
int l = 1;
if (tinggi%2 == 0) {
setengahTinggi = tinggi/2;
for (int i = 0; i < setengahTinggi; i++) {
for (int j = setengahTinggi; j > i; j--) {
System.out.print(" ");
}
for (int k = 1; k <= l; k++) {
if (k == 1 || k == l) {
System.out.print("*");
} else {
System.out.print(" ");
}
}
l += 2;
System.out.println();
}
l -= 2;
for (int i = 0; i < setengahTinggi; i++) {
for (int j = 0; j <= i; j++) {
System.out.print(" ");
}
for (int j = l; j > 0; j--) {
if (j == 1 || j == l) {
System.out.print("*");
} else {
System.out.print(" ");
}
}
l -= 2;
System.out.println();
}
} else {
setengahTinggi = (tinggi / 2);
for (int i = 0; i < setengahTinggi; i++) {
for (int j = setengahTinggi; j >= i; j--) {
System.out.print(" ");
}
for (int k = 1; k <= l; k++) {
if (k == 1 || k == l) {
System.out.print("*");
} else {
System.out.print(" ");
}
}
l += 2;
System.out.println();
}
for (int i = 0; i < tinggi-setengahTinggi; i++) {
for (int j = 0; j <= i; j++) {
System.out.print(" ");
}
for (int j = l; j > 0; j--) {
if (j == l || j == 1) {
System.out.print("*");
} else {
System.out.print(" ");
}
}
l -= 2;
System.out.println();
}
}
}
}


>> Outputnya..

Membuat efek salju pada blog

Membuat efek salju pada Blog? Hmm... kayaknya menarik nih. Pengen nyoba? Cobain dulu aja deh siapa tau bisa.... hahaha

Berikut kira-kira cara yang harus anda ikuti:

1. Copy lalu pastekan kode HTML dibawah ini pada halaman blog anda.

<script type=”text/javascript” src=”http://ebenk789.co.cc/newsnow.js”></script>
Untuk kamu yang menggunakan blogger kamu bisa pastekan kode diatas pada menu HTML editor dan sebaiknya simpan sebelum kode </head>

2. Untuk memunculkan tombol kontrol (merubah arah angin salju dan nonaktif ) copy lalu pastekan kode dibawah ini pada tempat yang anda sukai. Jika tidak tau cara menempatkannya kamu bisa letakan pada widget HTML/JAVASCRIPT

<a href=”javascript:snowStorm.randomizeWind()” ><img src=”http://ebenk789.co.cc/changewind.gif” border=”0″ alt=”Change Wind Direction” /></a> + <a href=”javascript:snowStorm.stop()”><img src=”http://ebenk789.co.cc/stopsnowing.gif” border=”0″ alt=”Stop the Snowfall” /></a>

3. Klik save template.

Sekarang coba lihat perubahan yang nampak pada blog anda.. Hmm.. salju ada dimana-mana jadi serasa ada di daerah EROPA. Hahaha

>> Kodingan ini belum gw coba sieh. wkwkwkwk


Delapan Kebohongan Ibu

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan bagian nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar” ——— KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia dapat memberikan sedikit makanan bergizi untuk pertumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping kami dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” ———KEBOHONGAN IBU YANG KE DUA

Sekarang aku sudah masuk Sekolah Menengah, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak mancis untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kepentingan hidup. Di kala musim sejuk tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak mancis. Aku berkata : “Ibu, tidurlah, sudah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, aku tidak penat” ——— KEBOHONGAN IBU YANG KE TIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : “Minumlah nak, aku tidak haus!” ——— KEBOHONGAN IBU YANG KE EMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai keperluan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang Bapak-Bapak yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta” ——— KEBOHONGAN IBU YANG KE LIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, tetapi ibu berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya ada duit” ———KEBOHONGAN IBU YANG KE ENAM

Setelah lulus dari Sarjana, aku pun melanjutkan pelajaran untuk master dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan swasta. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau menyusahkan anaknya, ia berkata kepadaku : “Aku tak biasa tinggal negara orang” ——— KEBOHONGAN IBU YANG KE TUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker usus, harus dirawat di Rumah Sakit, aku yang berada jauh di seberang samudera atlantik terus segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perit, sakit sekali melihat ibuku dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan” ——— KEBOHONGAN IBU YANG KE DELAPAN.

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya. Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : “Terima kasih ibu..!” Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan dengan pasangan kita, kita pasti lebih peduli dengan pasangan kita. Buktinya, kita selalu risau akan kabar pasangan kita, risau apakah dia sudah makan atau belum, risau apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah merisaukan kabar dari orangtua kita? Risau apakah orangtua kita sudah makan atau belum? Risau apakah orangtua kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi orangtua kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata “MENYESAL” di kemudian hari.

>> Dikutip dari postingan teman di grup salah satu jejaring sosial^^


Pengorbanan Besar Seorang Ibu

“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan napasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa memilki daun telinga!

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya aku ini makhluk aneh.”

Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-temannya di sekolah. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, “Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja yang lain?”

Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya. Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencakkokkan telinga untuknya. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya.” kata doker. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkan pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, “Nak, seseorang yang tidak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia” kata sang ayah.

Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahir. Bakat musiknya yang hebat berubah menjadi kejeniusan. Ia pun banyak menerima penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat.

Ia menemui ayahnya. “Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namu aku sama sekali belum membalas kebaikannya.” Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau tidak akan mampu membalas kebaikan hati orang yang telah memberi telinganya kepadamu.” Setelah terdiam beberapa saat ayahnya melanjutkan, “ Sesuai denga perjanjian, belum saatnya bagimu mengetahui semua rahasia ini.”

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Dihari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibunya yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah bahwa ibunya tidak memilki daun telinga. “Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya.”bisik ayahnya. “ dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?”

Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati.

Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat.

Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.

>> Selamat Hari Ibu ^^

Membuat Blockquote di Blog | Tips Blogger

Wahh... apa itu Blogquote? Fungsinya untuk apa?
Hoho, untuk lebih jelasnya liat aja contoh tampilannya dibawah ini. :D

Contoh tampilannya :
Contoh Blockquote Priawadi

Cara Membuatnya Sebagai berikut :

1. Login ke akun Blogger Sobat
2. Masuk Tata Letak
3. Edit HTML
4. Beri centang pada "Expand template widget"
5. BackUp template sobat dulu, dengan cara klik "download template lengkap"
6. Cari kode Berikut : .post blockquote { atau cari aja "blockquote" soalnya tiap template beda-beda
7. Berilah imbuhan, sehingga kodenya jadi seperti berikut :

.post blockquote {
background: #484B52 url(http://3.bp.blogspot.com/_7wsQzULWIwo/Swb5J3xbxyI/AAAAAAAACPk/gxR76OhXXaw/s1600/green-black-side.gif) ; background-position:; background-repeat:repeat-y; margin: 0 20px; padding: 20px 20px 20px 50px; color:#C7CACF; font: normal 0.9em Helvetica, verdana, serif, Georgia, "Times New Roman"; } .post blockquote p { margin: 0; padding-top: 10px;}


8. Simpan Template.

Cttn :
Cara menggunakannya, cukup klik gambar "blockquote" yg sudah ada di form posting blogger. :p

Cara Mudah Memasang "LIKE" button | Tips Blogger

LIKE Button berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam berbagi sesuatu hal yg menarik dari blog sobat, kepada teman-teman mereka melalui media FACEBOOK. Selain itu juga berfungsi untuk meningkatkan traffik ke blog. Nah bila berminat untuk memasangnya, berikut caranya....

Langkah-langkahnya :

1. Masuk ke blogger
2. Tata Letak
3. Edit HTML
4. Klik kotak kecil Expand Template Widget
5. Ctrl+F untuk memudahkan pencarian, lalu cari kode berikut <data:post.body/>
(bila ada dua pilih yg paling bawah)
6. Kemudian copy pastekan script berikut ini tepat di bawah kode diatas

<iframe allowTransparency='true' expr:src='&quot;http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=&quot; + data:post.url + &quot;&amp;layout=standard&amp;show_faces=false&amp;width=100&amp;action=like&amp;font=arial&amp;colorscheme=light&quot;' frameborder='0' scrolling='no' style='border:none; overflow:hidden; width:450px; height:40px;'/>

 
7. Simpan dan lihat hasilnya.

Cttn : Kata Like pada kata yg di beri warna merah bisa diganti dengan kata yg sobat inginkan, begitu juga dengan huruf atau font nya, bisa dengan Tahoma, verdana, trebuchet, lucida dan untuk Colorscheme, terdapat tiga warna selain dari light yaitu evil dan dark.


Membuat Text Area pada Blog | Tips Blogger


Saya rasa temen-temen semua sudah tau apa itu Text Area? Sudah tau kan?? Yasudah, saya asumsikan saja sudah tau :p

Nahh.. ini ada sedikit macam-macam text area yang sudah dimodifikasi. Tinggal copas aja kodingan didalam text area dibawah :D

























Tips dan triks wawancara kerja

WAWANCARA KERJA

Menjawab dengan cerdas, taktis dan optimis Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.

1. Ceritakan tentang diri anda

Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. “Pengalaman menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau “Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.
“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.

Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran kampus saya.”

Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang alamiah,” kata Erina Collins. Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama, mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda, hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah menemukan poin -poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah jawaban singkat yang cerdas dan optimis.

2. Hati-hati pertanyaan jebakan

Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara. Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan membuat anda seringkali kelepasan bicara. Dalam hal ini, Erina memberi contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa ia memutuskan pindah kerja. “Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?’ dan pelamar itu menjawab ‘saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya naik.’Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang dia ngkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya,” ungkap Erina. Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab “saya menginginkan ritme kerja yang teratur dan terjadwal.

Mengenai gaji, sebenarnya di tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada peluang untuk peningkatan gaji.” Atau kalau anda ditanya tentang kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab “saya sering telat dan lupa waktu.” Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya “kadang saya memang pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu mencatat segalanya di buku agenda.” atau “saya sering kesal kalau kerja dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat.”

Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti “Sudah punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?” sering ditanggapi buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya “Sudah,rencananya kami akan menikah akhir tahun ini.” Padahal, menurut Erina,jawaban itu bisa jadi penutup peluang kerja anda. “Perusahaan selalu ingin diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan mereka, terutama pada awal masa kerja.Jawaban bahwa anda akan menikah dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan,” ujar Erina sambil menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab “sudah, tapi sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum memutuskan untuk menikah.”

3. Semangat dan bahasa tubuh

Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik. Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara,karena memberi kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya,tangan dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan tidak berlebihan.
Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyumntuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan menyukai pelamar yang menyenangkan.

Kurangi kata-kata “saya merasa…” atau “saya kurang…” dan sebaiknya gunakan “saya pikir…”, “menurutpendapat saya..”, “saya yakin…”, “saya optimis…”. Kata-kata “saya merasa …” atau “saya kurang…” mengesankan anda lebih sering menduga, menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai persoalan. Cara berpakaian yang baik dalam wawancara Berpakaian yang “baik” dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda.

Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:
· Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau “kebiasaan” berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai “orang aneh’, disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapih dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.
· Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (mis.,mengkilap,ngejreng).
· Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rokbawah,kancing baju atasan).
· Berpakaian dengan disain yang simple (tidak telalu banyakpernik-pernik, toch ini bukan acara pesta).
· Tidak berlebihan dalam menggunakan wangi-wangian dan perhiasan.

Berapa gaji yang anda minta ?
Bila dalam wawancara, Anda ditanya berapa gaji yang anda inginkan, bagaimana cara menjawab pertanyaan itu dengan baik tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda pencari gaji tinggi atau memberi kesan berapapun imbalan yang diberikan Anda mau. Pada umumnya perusahaan sudah mempunyai rentang standar gaji untukjabatan-jabatan yang ditawarkan. Bagi pelamar untuk posisi yang lebih tinggi dan langka biasanya memiliki kekuatan tawar menawar yang lebih tinggi. Jadi
dalam menjawab pertanyaan tersebut anda harus memperoleh gambaran dulu imbalan total yang akan anda terima dalam setahun.

Imbalan total adalah gaji dan tunjangan lain yang diberikan termasuk insentif dan bonus. Selain itu perlu ditanyakan apakah imbalan yang ditawarkan itu termasuk PPH atau netto. Dalam menjawab pertanyaan tersebut jawablah imbalan yang anda harapkan setahun. Berdasarkan harga pasar yang sesuai untuk jabatan tersebut serta nilai tambah yang anda miliki. Jawablah dengan diplomatis: ” Saya berpendapat perusahaan ini pasti sudah mempunyai standar imbalan bagi jabatan ini.
Berdasarkan pengalaman yang saya miliki dan kontribusi yang dapat saya berikan pada perusahaan ini, saya mengharapkan imbalan yang akan diberikan adalah minimal Rp. …/tahun ditambah fasilitas-fasilitas lain sesuai dengan peraturan perusahaan. Negosiasi mengenai gaji pada saat ini tidak lagi dipandang tabu oleh sebagian besar perusahaan, namun anda diharapkan mengumpulkan informasi dulu agar dapat bernegosiasi dengan baik. Variasi pertanyaan dalam wawancara
Bagi pelamar terutama bagi pemula pencari kerja perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang akan dihadapi. Berikut ini kami berikan variasi-variasi pertanyaan yang kerap muncul dalam wawancara:

Pertanyaan mengenai riwayat pendidikan :
· Mengapa anda memilih jurusan tersebut?
· Mata pelajaran apa yang anda paling suka, jelaskan alasannya.
· Mata pelajaran apa yang kurang anda sukai, jelaskan alasannya.
· Pada tingkat pendidikan mana anda merasa paling berprestasi, mengapa?
· Apakah hasil ujian menggambarkan potensi anda, jelaskan?
· Siapakah yang membiayai studi anda?
· Bagaimana teman-teman atau guru mengambarkan mengenai diri anda?
· Dalam lingkungan macam apakah anda merasa dapat bekerja paling baik?

Pertanyaan mengenai pengalaman kerja :
· Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda
· Bagi yang belum pernah bekerja pada umumnya diminta untuk menceritakan mengenai aktivitas ekstra kurikuler selama studi.
· Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda, mohon dijelaskan.
· Pekerjaan manakah yang paling menantang bagi anda dan bagaimana anda menyelesaikan hal tersebut
· Dengan kolega macam apakah anda senang bekerja sama?
· Dengan boss macam apakah anda senang bekerja?
· Bagaimanakah anda memperlakuan anak buah anda?

Pertanyaan mengenai sasaran anda :
· Mengapa anda ingin bekerja dalam industri ini?
· Apakah yang mendorong anda melamar kepada perusahaan kami?
· Apakah yang anda inginkan dalam 5 tahun mendatang?
· Apakah yang anda inginkan dalam hidup anda?
· Apa yang anda lakukan untuk mencapai sasaran anda?

Pertanyaan mengenai organisasi yang ingin anda masuki :
· Apakah yang anda ketahui tentang organisasi yang akan anda masuki?
· Menurut anda faktor faktor sukses apa yang dibutuhkan seseorang untuk bekerja disini?
· Apakah yang anda cari dalam bekerja?
· Bagaimana anda dapat berkontribusi dalam perusahaan ini?
· Menurut anda apa visi dan misi dari organisasi ini?

Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam wawancara kerja. Selamat bersaing!

Parsing parameter | Java Netbeans

Berawal dari ingin tau bagaimana caranya supaya kita nginput text dari Frame1 tapi munculnya di Frame yang lain. Akhirnya dapet juga yang ginian, belum sesuai sama keinginan sieh. Tapi setidaknya udah ada bayangan. hehe


Berikut penampakannya....



Berikut Source Codenya....

>> Parent.java

import javax.swing.JLabel;
import javax.swing.JTextArea;
import javax.swing.JTextField;

/**
 *
 * @author Jie
 */
public class Parent extends javax.swing.JFrame {

    /** Creates new form Parent */
    public Parent() {
        initComponents();
    }

    private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {                                             Child frm = new Child(this, true);
    //Isi JLabel
    frm.getjLabel1().setText(JTextField.getText());
    frm.setVisible(true);        // TODO add your handling code here:
    }                                       

    /**
    * @param args the command line arguments
    */
    public static void main(String args[]) {
        java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
            public void run() {
                new Parent().setVisible(true);
            }
        });
    }

    // Variables declaration - do not modify                    
    private javax.swing.JTextField JTextField;
    private javax.swing.JButton jButton1;
    // End of variables declaration             
}

>> Child.java

import javax.swing.JLabel;

/**
 *
 * @author Jie
 */
public class Child extends javax.swing.JDialog {

    /** Creates new form Child */
    public Child(java.awt.Frame parent, boolean modal) {
        super(parent, modal);
        initComponents();
    }
   

    public JLabel getjLabel1(){
    return jLabel1;
    }

    /**
    * @param args the command line arguments
    */
    public static void main(String args[]) {
        java.awt.EventQueue.invokeLater(new Runnable() {
            public void run() {
                Child dialog = new Child(new javax.swing.JFrame(), true);
                dialog.addWindowListener(new java.awt.event.WindowAdapter() {
                    public void windowClosing(java.awt.event.WindowEvent e) {
                        System.exit(0);
                    }
                });
                dialog.setVisible(true);
            }
        });
    }


    // Variables declaration - do not modify                    
    private javax.swing.JLabel jLabel1;
    // End of variables declaration                  
}

>> Pusing ya?? hehe... Sebenernya inti Source Codenya ada disini kok....



Masih pusing juga?? Yawda dehhh download aja Projectnya dimari.... ^^

parsing.rar


Cara membuat Panel atau Background aplikasi supaya lebih berwarna | Java Netbeans

Awal belajar Java di Netbeans hal pertama yang saya tanyakan adalah gimana caranya supaya membuat Panel yang standar NetBeans cuman bisanya satu warna doang menjadi lebih berwarna (yaaa.... seperti ada efek gradasi warna dari 2 warna yag berbeda).

Pengen tau, cari tau, sudah tau, akhirnya berbagi tau.... hehe

Kira-kira seperti ini...













>> Kodingannya kira-kira seperti ini... (Saya buat dalam Package "komponen")
// Panel.java

package komponen;

import java.awt.Color;
import java.awt.GradientPaint;
import java.awt.Graphics;
import java.awt.Graphics2D;
import java.awt.RenderingHints;
import java.awt.geom.GeneralPath;
import java.awt.image.BufferedImage;
import javax.swing.JPanel;

/**
 *
 * @author Jie
 */
public class Panel extends JPanel {

    private static final long serialVersionUID = -1;
    private BufferedImage gradientImage;
    private Color white = Color.WHITE;
    private Color cyan = Color.CYAN;

    /**
     * membuat panel white cyan
     */
    public Panel() {
        super();
    }

    @Override
    protected void paintComponent(Graphics g) {
        super.paintComponent(g);
        if (isOpaque()) {
            Graphics2D g2 = (Graphics2D) g.create();
            g2.setRenderingHint(RenderingHints.KEY_ANTIALIASING, RenderingHints.VALUE_ANTIALIAS_ON);

            setUpGradient();
            g2.drawImage(gradientImage, 0, 0, getWidth(), getHeight(), null);

            int width = getWidth();
            int height = getHeight() * 5 / 100;

            Color light = new Color(1F, 1F, 1F, 0.5F);
            Color dark = new Color(1F, 1F, 1F, 0.0F);

            GradientPaint paint = new GradientPaint(0, 0, light, 0, height, dark);
            GeneralPath path = new GeneralPath();
            path.moveTo(0, 0);
            path.lineTo(0, height);
            path.curveTo(0, height, width / 2, height / 2, width, height);
            path.lineTo(width, 0);
            path.closePath();

            g2.setPaint(paint);
            g2.fill(path);

            paint = new GradientPaint(0, getHeight(), light, 0, getHeight() - height, dark);
            path = new GeneralPath();
            path.moveTo(0, getHeight());
            path.lineTo(0, getHeight() - height);
            path.curveTo(0, getHeight() - height, width / 2, getHeight() - height / 2, width, getHeight() - height);
            path.lineTo(width, getHeight());
            path.closePath();

            g2.setPaint(paint);
            g2.fill(path);
            g2.dispose();
        }
    }

    /**
     * membuat gambar background gradient
     */
    private void setUpGradient() {
        gradientImage = new BufferedImage(1, getHeight(), BufferedImage.TYPE_INT_ARGB);
        Graphics2D g2 = (Graphics2D) gradientImage.getGraphics();
        g2.setRenderingHint(RenderingHints.KEY_ANTIALIASING, RenderingHints.VALUE_ANTIALIAS_ON);

        GradientPaint paint = new GradientPaint(0, 0, white, 0, getHeight(), cyan);

        g2.setPaint(paint);
        g2.fillRect(0, 0, 1, getHeight());
        g2.dispose();
    }
}





// PanelDao.java

package komponen;

/**
 *
 * @author Jie
 */
public interface PanelDao {
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_CENTER_BOTTOM = 0;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_CENTER_MIDDLE = 1;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_CENTER_TOP = 2;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_LEFT_BOTTOM = 3;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_LEFT_MIDDLE = 4;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_LEFT_TOP = 5;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_RIGHT_BOTTOM = 6;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_RIGHT_MIDDLE = 7;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_RIGHT_TOP = 8;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_STRECT = 9;
    public static final int BACKGROUND_IMAGE_TILED = 10;
}



// PanelImpl.java

package komponen;
import java.awt.Graphics;
import java.awt.Image;
import java.awt.Paint;
import javax.swing.Icon;
import javax.swing.JPanel;

/**
 *
 * @author Jie
 */
public class PanelImpl extends JPanel implements PanelDao{

    private static final long serialVersionUID = 1L;
    private Icon backgroundImage;
    private int backgroundImageType;
    private Paint backgroundPaint;
    private boolean opaqueGradient;
    private boolean opaqueImage;
    private Image gambar;

    public PanelImpl() {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public Icon getBackgroundImage() {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public int getBackgroundImageType() {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public Paint getBackgroundPaint() {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public boolean isOpaqueGradient() {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public boolean isOpaqueImage() {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    protected void paintComponent(Graphics g) {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public void setBackgroundImage(Icon backgroundImage) throws IllegalArgumentException {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public void setBackgroundImageType(int backgroundImageType) throws IllegalArgumentException {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public void setBackgroundPaint(Paint backgroundPaint) {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public void setOpaqueGradient(boolean opaqueGradient) {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }

    public void setOpaqueImage(boolean opaqueImage) {
        //compiled code
        throw new RuntimeException("Compiled Code");
    }
}





>> cara menggunakannya tinggal drag n drop Panel.java ke Frame yang akan kita buat..


Penampakannya...




Bagaimana pusing bukan?? hehehe...
Gampangnya, download aja projectnya dimari ^^

>> membuatpanel.rar <<  










Entri data dan cara menggunakan jCalendar

Baiklah, kita sampai pada Topik pembahasan yang kali ini akan membahas secara lebih lanjut dari kegiatan kita yakni tahapan pembuatan project penyimpanan sederhana pada neatbean (versi yang saya gunakan 6.0 adapun versi diatas itu tidak ada permasalahan dengan modul ini).
Adapun software-software yang kita butuhkan diantaranya

1. Java Virtual Machine adalah software yang digunakan  untuk membaca scrip java pada system Operasi yang kita gunakan (nah saya menggunakan Sistem Operasi Windows7) untuk versi terbarunya silahkan download pada Link berikut :
http://www.java.com/en/download/inc/windows_upgrade_xpi.jsp

2. Neatbean sebagai IDE dari Java, versi terbarunya silahkan download pada Situs Resmi nya pada link berikut
http://netbeans.org/downloads/
 
3. Database MySql. Nah untuk database MySql sendiri saya menggunakan Database MySql yang include pada paket web server yang dikembangkan provider XAMPP. untuk versi terbaru dari XAMPP silahkan Download pada Link Berikut :
http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html
 
4. JCalender, yakni sebagai library tambahan  untuk membantu menginputkan tanggal. JCalender merupakan library yang dikembangkan bukan dari provider Neatbean itu sendiri dan bersifat opensource. Nah saya sudah menyediakan link download untuk mendapatkan Library JCalender pada link berikut :
http://www.ziddu.com/download/12328454/jcalendar-1.3.2.jar.html


Nah untuk Software I, II dan III silahkan diinstal pada Komputer anda masing-masing. Untuk software IV cara pemasangannya akan dibahas pada tahapan berikutya.
II.  Persiapan Database
Baiklah sebelum mulai pada persiapan database pastikan dahulu database MySql anda sudah terinstal pada Sistem Opersi Anda sendiri. Kali ini saya akan mencontokan pembuatan database DBMHS (database mahasiswa dengan tabel tbmhs) pada Software II yakni XAMPP.

  1. Pastikan pada XAMPP Control Panel anda untuk service apache dan mysqlnya dalam keadaan aktif
  2. Buka Browser Anda  dan ketikkan perintah Localhost pada Address Toolbarnya http://localhost/xampp/ sehingga muncul tampilan tampilan XAMPP
  3. Ambil menu phpMyAdmin untuk masuk kedalam database MySql. Dan kemudian buat database dengan nama dbmhs dan lalu pilih tombol create
  4. Buatlah Sebuah tabel pada dbmhs tersebut dengannama  tbmhs  atau masukkan perintah berikut :
CREATE TABLE `tbmhs` (
`nobp` varchar(20) collate latin1_general_ci NOT NULL,
`nama` varchar(50) collate latin1_general_ci default NULL,
`sex` varchar(10) collate latin1_general_ci default NULL,
`tmpt_lahir` varchar(50) collate latin1_general_ci default NULL,
`tgl_lahir` date default NULL,
`alamat` varchar(50) collate latin1_general_ci default NULL,
PRIMARY KEY  (`nobp`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 COLLATE=latin1_general_ci;
Nah jika sudah sampai pada tahapan ini berarti Anda sudah menyelesaikan Satu buah database dengan dbmhs, yang didalamnya ada tabel yakni tbmhs dengan nobp sebagai primary key nya.

III. Pembuatan Project pada Neatbean.

Ok, kita langsung pada tahapan berikutnya yakni menyiapkan project  pada IDE Neatbean. Adapaun tahapan sebagai berikut :
  1. Tentunya jalankan IDE Neatbean Anda
  2. Lalu buatlah sebuah Projectbaru (dengan shortcut Key  : Ctrl+Shift+N dengan nama project “simplesaving”
  3. Tambahkan didalamnya sebuah form dengan nama “fsiswa


Nama Form : fsiswa
Form Diatas terdiri dari :
Komponen Form Properties Nilai
JLabel1 Text ENTRI DATA MAHASISWA
JLabel2 Text Nomor Buku Pokok Mahasiswa
JLabel3 Text Nama Mahasiswa
JLabel4 Text Jenis Kelamin
JLabel5 Text Tempat Lahir
JLabel6 Text Tanggal Lahir
JLabel7 Text Alamat
JTextField Variable Name Txtnbp
JTextField Variable Name Txtnama
JTextField Variable Name Txttmptlahir
JTextField Variable Name Txtalamat
ButtonGroup1

JRadioButton1 -       Variable Name  -       ButtonGroup -        BPria  -       ButtonGroup1
JRadioButton2 -       Variable Name  -    ButtonGroup -       BWanita  -       ButtonGroup1
JDateChooser1
-
JButton -       Variable Name  -       Text -       tmblbersih  -       Bersih
JButton -       Variable Name  -       Text -       Tmblsimpan  -       Simpan
Catatan :
-          Untuk Pilihan Opsi JRadioButton1 dan JRadioButton2  kedua komponen ini diikat dengan menggunakan ButtonGroup1
BAGAIMANA MEMASUKKAN KOMPONEN JDateChooser1…….?
III. Menambahkan Komponen JdateChooser sebagai alat bantu dalam penginputan tanggal lahir
JDatechooser merupakan bagian dari Library JCalender. Nah sekarang saya jelaskan cara memasukkan Library JDateChooser.
Bukalah pada project panel simplesaving kita dan klik kanan ambil project Properties




Maka akan muncul Jendela Properties dari Project Simplesaving



Nah Pada Tab Libraries Pilih File Jar dari JCalender yang sudah Kita Download sebelumnya



Masukkan JCalender-1.3.2.jar kedalam Librari Project Kita.



Pastikan Librarinya sudah masuk pada Project Kita



Nah Tahapan Berikutnya kita memasukkan JCalender didalam Pallete Manager. Tahapan Langkahnya sebagai berikut :
Buka Tab Window Pallete, dan Klik kanan ambil Create New Category
 



Klik Menu New Categoy dan masukkan Kategi barunya dengan nama Komponen Tanggal



Sehingga muncul Pallete Manager….



Pilih Menu Add From JAR untuk memasukkan JCalender versi Jar  sebelumnya….



Klik Tombol Next dan Blok Semua Komponen yang ada



Klik Tombol Next dan masukkan Semua Pallete  yang kita buat kedalam kategori Komponen Tanggal …



Jika Berhasil maka akan muncul Pallete baru pada Jendela Pallete berikut



Nah Untuk Tanggal Lahir kita menggunakan JDateChooser pada Pallete Komponen Tanggal Tampilan akhirnya sbb….




V, Menambahkan modul koneksi guna menghubungkan project dengan database MYSQL

Oke, pada tahapan ini kita akan memasukkan modul koneksi, guna mengkoneksikan Neatbean dengan MySQL…
Adapaun tahapan adalah sebagai berikut buka Jendela Project Properties pada Project simplesaving tadi…..
Nah…. pada tab Librariesnya pilih menu add library

 


Ambil Library MYSQL JDBC Driver dan masukkan pada project….



Dan Pilih Tombol Add Library……..
VIII Menambahkan Scrip Program
1.    Import yang diperlukan ……….
import java.awt.*;
import javax.swing.*;
import java.sql.*;
import java.text.SimpleDateFormat;
2.    Tambahkan Variabel umum Tanggal1 dan Connect untuk deklarasi tanggal dan  koneksi database
public class fsiswa extends javax.swing.JFrame {
Connection konek;
String tanggal1;
3.    Tambahkan kelas Koneksi untuk mengkoneksikan dengan database
public void koneksi() {
try {
Class.forName(“com.mysql.jdbc.Driver”);
System.out.println(“Sukses Driver JDBC Ditemukan….!”);
try {
String url = “jdbc:mysql://localhost:3306/dbmhs?user=root&password=”;
konek = DriverManager.getConnection(url);
System.out.println(“Sukses Koneksi…”);
} catch (SQLException se) {
System.out.println(” Gagal Koneksi = ” + se);
System.exit(0);
}
} catch (ClassNotFoundException cnfe) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, “Class Tidak Ditemukan…Error: ” + cnfe);
System.exit(0);
}
}
4.    Tambahkan Kelas Bersih untuk membersihkan semua komponen Form
private void bersih() {
txtnbp.setText(“”);
txtnama.setText(“”);
txttmptlahir.setText(“”);
txtalamat.setText(“”);
BPria.isSelected();
txttgllahir.setDate(null);
txtnbp.requestFocus();
}
5.    Panggil Kelas Kelas Bersih dan Kelas Koneksi Pada Kelas Public Fsiswa
public fsiswa() {
initComponents();
koneksi();
bersih();
}
6.    Dikarenakan kita menggunakan library tambahan berupa JDateChooser1 klik kanan pada txttgllahir tersebut dan ambil even propertychange. Lalu masukkan listing berikut
If (txttgllahir.getDate()!=null){
SimpleDateFormat Format=new SimpleDateFormat(“yyyy-MM-dd”);
tanggal1=Format.format(txttgllahir.getDate());
}
7.    Pada Kelas Mainnya rubah scripnya dan masukkan listing berikut
public static void main(String args[]) {
fsiswa fs = new fsiswa();
Dimension screen = Toolkit.getDefaultToolkit().getScreenSize();
int lebar = (screen.width – fs.getSize().width) / 2;
int tinggi = (screen.height – fs.getSize().height) / 2;
fs.setTitle(“Entri Data Mahasiswa”);
fs.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
fs.setLocation(lebar, tinggi);
fs.setResizable(false);
fs.setVisible(true);
}
8.    Klik 2 Kali pada Tombol Bersih dan panggil kelas bersih
private void tmblbersihActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
bersih();
}
9.    Pada Tombol Simpan masukkan perintah ini….
private void tmblsimpanActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
// berikut ini kita deklarasikan variabel untuk pencegahan data kosong
String nobp, nama, tmptlahir,alamat;
nobp = txtnbp.getText();
nama = txtnama.getText();
tmptlahir=txttmptlahir.getText();
alamat =txtalamat.getText();
//nah variabel tersebut di logikana agar tidak diisi kosong
if (nobp.equals(“”) | (nama.equals(“”)) | (tmptlahir.equals(“”)) | (alamat.equals(“”))) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, “Pengisian Data Tidak Boleh Kosong”);
txtnbp.requestFocus();
} else {
// jika sudah data terpenuhi lakukan proses penyimpanan
try {
String sql = “Insert Into tbmhs values(?,?,?,?,?,?)”;
PreparedStatement stat = konek.prepareStatement(sql);
try {
stat.setString(1, txtnbp.getText());
stat.setString(2, txtnama.getText());
// Deklarasikan untuk kelamin
String Pria = BPria.getText();
String Wanita = BWanita.getText();
if (BPria.isSelected()){
stat.setString(3, Pria);
}else{
stat.setString(3, Wanita);
}
stat.setString(4, txttmptlahir.getText());
stat.setString(5, tanggal1);
stat.setString(6, txtalamat.getText());
stat.executeUpdate();
JOptionPane.showMessageDialog(null, “Data Tersimpan…..”);
bersih();
} catch (SQLException se) {
System.out.println(“Gagal Menyimpan..” + se);
JOptionPane.showMessageDialog(null, “Yang Anda Masukkan Telah Ada..\nGagal Disimpan..Coba Lagi \npesan Error :\n” + se);
txtnbp.requestFocus();
}
} catch (Exception e) {
//System.out.println(“se);
}
}
}
10.    Pada Tombol Exit Masukkan perintah berikut
private void tmblexitActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
// TODO add your handling code here:
this.dispose();
}
X.    Menjalankan Program
Setelah selesai menginputkan semua listing jalankan form tersebut (Shift+F6)

Selamat Mencoba…..!!!!!!!!


Copyright © 2017 priawadi.com All Rights Reserved.