Tutorial Menampilkan CCTV Transjakarta di Android

Tutorial Menampilkan CCTV Transjakarta di Android - Yeahhh... sekarang saya lagi pusing-pusingnya dengan deadline seabrek project kuliah yang belum selesai sama sekali! haha #devil laugh. Lagi asyik-asyiknya mengutarakan isi hati di tulisan ini, saya mendapatkan berita yang menyedihkan.

"Telah terjadi penembakan di Masjid Al-Hurriyyah IPB pada saat sholat Jum'at dan dari informasi yang saya dari @korpusIPB ada 2 orang korban, yang merupakan UKK (Unit Keamanan Kampus) dan dinyatakan sudah meninggal dunia"Innalillahiwainnailahi rojiun, semoga mereka meninggal dalam keadaan sahid. Amiennn, #Do'a mulai....

Lanjut lagi ke pokok permasalah, yaitu bagaimana cara menampilkan CCTV nya Transjakarta dari websitenya yaitu transjakarta.co.id. Sebenarnya ini project kuliah saya dan sampai sekarang saya masih menggalau gimana caranya make algoritma A* untuk pencarian rute terdekatnya transjakarta, karena masih banyak project-project lain yang harus diselesaikan akhirnya project yang ini sedikit saya telantarkan :p. Maaf ya teman-teman T.T

Oke, karena saya lagi malas merangkai kata. Langsung saja saya bagikan source code menampilkan kamera CCTV transjakarta di ANDROID. Semoga bisa membantu teman-teman yang sedang belajar ANDROID seperti saya :D

Berikut Source codenya :

>> Main.xml


<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:layout_width="fill_parent"
    android:layout_height="fill_parent"
    android:orientation="vertical" >
<ImageView
    android:id="@+id/gambar"
    android:layout_height="wrap_content"
    android:layout_width="fill_parent"
    ></ImageView>

</LinearLayout>

Note : Untuk Main.xml kita tambahkan ImageView sebagai tempat CCTVnya nanti.

>> Activity.java



import java.io.InputStream;
import java.net.URL;
import android.app.Activity;
import android.graphics.drawable.Drawable;
import android.os.Bundle;
import android.os.Handler;
import android.widget.ImageView;
public class Cctv2Activity extends Activity {
    ImageView iv;
    Runnable jalankan;
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.main);
        loadGambar();
     
        jalankan = new Runnable() {
public void run() {
try {
loadGambar();
} catch (Exception e) {
e.printStackTrace();
}
new Handler().postDelayed(jalankan, 100);
}
};
new Handler().postDelayed(jalankan, 100);
    }
    private void loadGambar(){
    try{
    iv = (ImageView) findViewById(R.id.gambar);
    URL url = new URL("http://transjakarta.co.id/haltecam/Bank_Indonesia.jpg?1337867289300");
    InputStream is = (InputStream) url.getContent();
    Drawable gambar = Drawable.createFromStream(is, "src");
    iv.setImageDrawable(gambar);
    is.close();
    }catch (Exception e){
    e.printStackTrace();
        }
        }
}

Note :

  • Penjelasan untuk yang berwarna BIRU : Fungsinya untuk mer-refresh gambar CCTV transjakarta dalam 100 miliseconds. Jadi CCTV transjakarta itu dikirimkan dalam bentuk gambar yang diperbarui terus perdetiknya. Nahh jadi kita harus menggunakan fungsi ini untuk memperbarui gambar tersebut terus menerus, kalau kita tidak menggunakan fungsi ini maka gambar yang akan kita lihat tidak akan pernah berubah kecuali kalau kita keluar aplikasi dan aplikasinya kita buka kembali.
  • Penjelasan untuk yang berwarna MERAH : Itu merupakan URL dari CCTV di Halte Bank Indonesia,  adapun cara mendapatkannya kita tinggal Klik kanan pada gambar CCTV di website transjakarta, lalu Copy Image URL. Setelah itu Paste-kan pada URL di kodingan kita tersebut.
Terakhir, kita jangan sampai lupa untuk menambahkan permissions untuk mengaktifkan internet di Manifest.xml. 

>> Manifest.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    package="jie.coba.lagi"
    android:versionCode="1"
    android:versionName="1.0" >
    <uses-sdk android:minSdkVersion="6" />
    <uses-permission android:name="android.permission.INTERNET"/>     <application
        android:icon="@drawable/ic_launcher"
        android:label="@string/app_name" >
        <activity
            android:name=".Cctv2Activity"
            android:label="@string/app_name" >
            <intent-filter>
                <action android:name="android.intent.action.MAIN" />
                <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
            </intent-filter>
        </activity>
    </application>
</manifest>

Yapzz... Mungkin hanya sebatas itu yang bisa saya share ke teman-teman. Apabila ada salah-salah kata saya mohon maaf, karena saya juga masih NEUBIE dan baru belajar ANDROID.

Skrinsut aplikasi yang dibuat :

CCTV Halte BI


Download source code disini.

Selamat berkreasi ^^


Transpakuan | Aplikasi Informasi Bus Transpakuan Bogor


Latar belakang saya membuat aplikasi ini, karena saya merasa sudah gerah dengan banyaknya ANGKOT di kota ini dan tiap saat kalau mau kemana-mana kita harus ngtem nungguin sampai angkotnya penuh. Bukankah itu sama saja dengan pemborosan waktu? hoho, belum lagi macetnya! Sebenarnya masih ada solusi untuk mengurangi banyaknya ANGKOT di kota ini, dan salah satu cara yang menurut saya bagus adalah dengan mengembangkan BUS TRANSPAKUAN. Saya sendiri pribadi merasa selama ini sepertinya masih banyak teman-teman yang belum tahu menahu shelter mana saja yang dilewati dan oleh bus transpakuan dan shelter mana saja tempat bus transpakuan itu berhenti. Sehingga karena ketidaktahuan itulah banyak teman-teman yang malas menggunakan Bus Transpakuan.

Dengan dibuatnya aplikasi ini saya harap akan ada banyak peminat transpakuan dan dengan banyaknya yang menggunakan transpakuan saya harap berdampak positif pada berkurangnya kemacetan di Bogor dan kalau bisa Bus Transpakuan akan semakin mendapatkan banyak keuntungan sehingga kalau bisa pihak transpakuan tergerak untuk membuat shelter di depan KAMPUS IPB DRAMAGA. Supaya mahasiswa gak usah jauh-jauh lagi ke Bubulak supaya bisa menikmati Bus Transpakuan :p


Info Transpakuan

Status : Published!
Bisa di download disini


Webb App Roadshow Nokia Asha | Bogor

Webb App Roadshow Nokia Asha | Bogor - Sebenarnya terhitung dari tanggal 17 Mei 2012 kmaren merupakan hari libur karena tanggal "Merah". Tapi ternyata bukanlah tanggal "Merah" bagi saya, karena begitu banyaknya project-project kuliah yang belum saya kerjakan. Jadi saya harus mengisi liburan saya dengan belajar-belajar dan belajar. Entah itu belajar ngoding, desain ataupun belajar "gombal" :p

Sepadat-padatnya jadwal belajar dan deadline project, tapi saya masih menyempatkan diri untuk ikutan Webb App Roadshow Nokia Asha | Bogor bersama teman-teman kuliah maupun teman-teman dari kampus lain. Emmm.... Niat utamanya sieh untuk menambah pengalaman dan "ngarep dapet NOKIA ASHA" juga pastinya :p

Kemarin acaranya dimulai dari tanggal 19 Mei 2012 sampai hari ini tanggal 20 Mei 2012. Pada tanggal 19 Mei kami diajarkan dan di bikin panas oleh para trainer mengenai begitu banyaknya peluang membuat aplikasi nokia dan begitu banyak kesempatan untuk menjadi SUKSES dengan bermodalkan membuat aplikasi dari Handphone Nokia. Awalnya saya kira acara Webb App Roadshow Nokia Asha ini hampir sama dengan acara  Nokia Lumia Developer Day Bandung yang kami disuruh ngoding semaleman untuk membuat aplikasi Nokia Lumia. Tapi ternyata semua berubah! #serem amet.... Ternyata setelah sore kami disuruh pulang dan disuruh membuat aplikasi di kamar kosan saja.

Oke gak usah lama-lama, adapun aplikasi yang saya buat pada kesempatan kali ini adalah sebuah aplikasi TRANSPAKUAN. Jadi pada aplikasi ini pengguna bisa melihat informasi-informasi seputar transpakuan yang saya ambil dari twitternya @transpakuan. Sebenarnya ini adalah project kuliah saya (Sistem Informasi), pada project ini saya disuruh bikin websitenya transpakuan. Jadi gak ada salahnya kan saya bikin juga aplikasinya pada perangkat ANDROID, NOKIA ASHA dan kalau sempat bakalan saya buat untuk WINDOWS PHONE.

Adapun latarbelakang saya membuat aplikasi ini, karena saya sendiri merasa sudah gerah dengan banyaknya ANGKOT di kota ini dan tiap saat kalau mau kemana-mana kita harus ngtem nungguin sampai angkotnya penuh. Bukankah itu sama saja dengan pemborosan waktu? hoho, belum lagi macetnya! Sebenarnya masih ada solusi untuk mengurangi banyaknya ANGKOT di kota ini, dan salah satu cara yang menurut saya bagus adalah dengan mengembangkan BUS TRANSPAKUAN. Saya sendiri pribadi merasa selama ini sepertinya masih banyak teman-teman yang belum tahu menahu shelter mana saja yang dilewati dan oleh bus transpakuan dan shelter mana saja tempat bus transpakuan itu berhenti. Sehingga karena ketidaktahuan itulah banyak teman-teman yang malas menggunakan Bus Transpakuan.

Dengan dibuatnya aplikasi ini saya harap akan ada banyak peminat transpakuan dan dengan banyaknya yang menggunakan transpakuan saya harap berdampak positif pada berkurangnya kemacetan di Bogor dan kalau bisa Bus Transpakuan akan semakin mendapatkan banyak keuntungan sehingga kalau bisa pihak transpakuan tergerak untuk membuat shelter di depan KAMPUS IPB DRAMAGA. Supaya mahasiswa gak usah jauh-jauh lagi ke Bubulak supaya bisa menikmati Bus Transpakuan :p

Jadi curhat kan? ckck, okelah sekarang saya akan bagi-bagi skrinsut aplikasi yang sudah saya buat dalam waktu SATU MALAM. #bukanCintaSatuMalam :p

Transpakuan 00
Transpakuan 01
Transpakuan 02

Transpakuan 03





Mempercantik url codeigniter

Mempercantik url codeigniter - Jika kita memperhatikan url yang ada di website seperti kompas.com atau okezone.com maka kita akan menemukan url yang unik. Contohnya http://blablabla.com/jual/pakaian-dalam, seakan-akan url tersebut bukanlah berasal dari script php biasa. Untuk membuat url seperti diatas kita bisa menggunakan settingan codeigniter dan file .htaccess. Adapun langkah yang dapat dilakukan adalah :


1. Membuat file .htaccess di folder root aplikasi teman-teman. Adapun isi dari dile .htaccess adalah

RewriteEngine on
RewriteRule ^$ index.php [L]
RewriteCond $1 !^(index.php)
RewriteRule ^(.*)$ index.php/$1 [L]

2. Mengubah konfigurasi application/config/config.php. Membuang "index.php" pada

$config['index_page'] = 'index.php';
menjadi
$config['index_page'] = ''; 

Dengan menyelesaikan tahap kedua, teman-teman sudah bisa menghilangkan index.php pada url. Misalnya http://localhost/blog/index.php/belajar/ sudah dapat diakses dengan url http://localhost/blog/belajar/ tanpa index.php

Selain itu teman-teman yang sudah mahir juga bisa mengubah konfigurasi dari file di application/config/router.php


Ubah file berekstensi apk ke java

Sebuah file berekstensi .apk bagi pengguna android tentu sudah tidak asing lagi. File dengan ekstensi .apk ini sering kali digunakan untuk meng-install aplikasi ke dalam device miliknya secara offline, sehingga tidak perlu menggunakan koneksi data agar dapat terhubung dengan google play strore.

Tapi bagaimana jika para pengembang ingin mempelajari logika kerja dari aplikasi berekstensi .apk tersebut sehingga bisa dirubah menjadi source code dalam ekstensi java? Seperti yang kita ketahui ketika kita mengembangkan aplikasi android, kita menggunakan file berekstensi .java. File tersebut akan dikompilasi menjadi dex agar dapat berjalan pada Dalvix Virtual Machine (DVM). File-file dex inilah yang akan dibungkus menjadi .apk. File berekstensi .apk ini bisa kita ilustrasikan seperti sebuah archive (zip file). Sehingga kita perlu meng-ekstract filenya menjadi file-file berekstensi .java.

>> Cara melakukannya :

Convert apk to jar :
1. Download dulu file berekstensi .apk di PC anda
2. Download Dex2Jar disini. Setelah itu ekstrak file .zip tersebut
3. Jalankan perintah untuk convert apk to jar
- Buka cmd
- Arahkan pada folder tempat Dex2Jar tadi berada
- Lalu ketik :
dex2jar targetapp.apk





Setelah dijalankan, maka file 'targetapp.apk.dex2jar.jar' akan terbentuk.


Decompiling the Jar files to Java :
- Cara Pertama
1. Download dulu JavaDecompiler disini
2. Buka file yang telah teman-teman ubah dari apk menjadi jar tadi dengan menggunakan JS-GUI yang sudah teman-teman download.




- Cara Kedua
1. Download dulu JAD disini
2. Extract file jar ke folder dengan nama "src". Gunakan utility seperti winzip, winrar dan sejenisnya. (folder "src" harus berada menjadi satu dengan folder dimana file JAD dan targetapp.jar tadi berada).



3. Buka file dengan menggunakan JAD. Dengan cmd jalankan dengan menggunakan perintah berikut :
jad -o -r -sjava -dsrc src/**/*.class


4. Oke! Sekarang folder src akan berisi file java yang telah dicompile yang siap untuk diperiksa dan dipelajari kode manualnya. 




Catatan : 
Ada beberapa file .apk yang di proteksi oleh pengembang (developer), sehingga tidak semua file .apk bisa di decompile.

Sumber : http://maxiandroid.blogspot.com/2012/03/decompile-apk-menjadi-java-source-code.html


Mengatasi Error: The URI You Submitted Has Disallowed Characters Pada Codeigniter


Baru belajar Codeigniter, pas nyoba kodingan dari tutorial ada error "The URI you submitted has disallowed characters". Lantas saya jadi kaget, kok malah error padahal di video tutorialnya biasa aja tuh.
Setelah itu saya coba tanya om google, akhirnya ketemu juga cara terjitu untuk mengatasi masalah tersebut.

Caranya simple, cukup mengikuti 2 langkah tutorial dibawah :

1. Edit file URI.php (system/libraries/URI.php)

Cari baris:
if ( ! preg_match("|^[".preg_quote($this->config->item('permitted_uri_chars'))."]+$|i", rawurlencode($str)))

Ganti dengan :
if ( ! preg_match("|^[".($this->config->item('permitted_uri_chars'))."]+$|i", rawurlencode($str)))

2. Edit file config.php (system/application/config/config.php)

Cari baris:

$config['permitted_uri_chars'] = 'a-z 0-9~%.:_-';

Ganti dengan :

$config['permitted_uri_chars'] = 'a-z 0-9~%\.\:_\-';

Allhammdulillah setelah dicoba akhirnya error_nya musnah :p

Semoga bermanfaat dan selamat berkreasi :D


Pengertian Spamming, Snooping, Spoofing, Phising, Jamming dan kawan-kawannya

Definisi atau pengertian dari Spamming, Hacking, Malcious Software (Malware), Snooping, Sniffing, Spoofing, Pharming, Defacing, Phising dan Jamming :

1. Spamming

Spamming adalah kegiatan mengirim email palsu dengan memanfaatkan server email yang memiliki “smtp open relay” atau spamming bisa juga diartikan dengan pengiriman informasi atau iklan suatu produk yang tidak pada tempatnya dan hal ini sangat mengganggu bagi yang dikirim.

2. Hacking

Hacking adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. “Hacker” memiliki wajah ganda; ada yang budiman ada yang pencoleng. “Hacker” budiman memberi tahu kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat sehingga bisa “bocor” agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan mencuri datanya.

3. Malcious Software (Malware)

Malware (Malcious Software) adalah aplikasi komputer yang khusus dibuat dengan tujuan mencari kelemahan dan celah dari software. Malware terdiri dari pemrograman (kode, script, konten aktif, dan perangkat lunak lain) yang dirancang untuk menganggu atau menolak software dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi yang mengarah pada hilangnya privasi/eksploitasi/mendapatkan akses tidak sah ke sumberdaya sistem.

4. Snooping

Snooping adalah suatu pemantauan elektronik terhadap jaringan digital untuk mengetahui password atau data lainnya. Ada beragam teknik snooping atau juga dikenal sebagai eavesdropping, yakni: shoulder surfing (pengamatan langsung terhadap display monitor seseorang untuk memperoleh akses), dumpster diving (mengakses untuk memperoleh password dan data lainnya), digital sniffing (pengamatan elektronik terhadap jaringan untuk mengungkap password atau data lainnya).

5. Sniffing

Sniffing adalah penyadapan terhadap lalu lintas data pada suatu jaringan komputer. Contohnya anda adalah pemakai komputer yang terhubung dengan suatu jaringan dikantor. Saat Anda mengirimkan email ke teman Anda yang berada diluar kota maka email tersebut akan dikirimkan dari komputer Anda trus melewati jaringan komputer kantor Anda (mungkin melewati server atau gateway internet), trus keluar dari kantor melalui jaringan internet, lalu sampai diinbox email teman Anda. Pada saat email tersebut melalui jaringan komputer kantor Anda itulah aktifitas SNIFFING bisa dilakukan. Oleh siapa? Bisa oleh administrator jaringan yang mengendalikan server atau oleh pemakai komputer lain yang terhubung pada jaringan komputer kantor anda, bisa jadi teman sebelah Anda. Dengan aktifitas SNIFFING ini email Anda bisa di tangkap/dicapture sehingga isinya bisa dibaca oleh orang yang melakukan SNIFFING tadi.

6. Spoofing

Spoofing adalah teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya “hal ini biasanya dilakukan oleh seorang hacker atau cracker”.

7. Pharming

Pharming adalah situs palsu di internet, merupakan suatu metode untuk mengarahkan komputer pengguna dari situs yang mereka percayai kepada sebuah situs yang mirip. Pengguna sendiri secara sederhana tidak mengetahui kalau dia sudah berada dalam perangkap, karena alamat situsnya masih sama dengan yang sebenarnya.

8. Defacing

Defacing adalah kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain, seperti yang terjadi pada situs Menkominfo dan Partai Golkar, BI dan situs KPU saat pemilu 2004 lalu. Tindakan deface ada yang semata-mata iseng, unjuk kebolehan, pamer kemampuan membuat program, tapi ada juga yang jahat, untuk mencuri data dan dijual kepada pihak lain.

9. Phising

Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.

10. Jamming

Jamming adalah aksi untuk mengacaukan sinyal di suatu tempat. Dengan teknik ini sinyal bisa di-ground-kan, sehingga sinyal tidak bisa ditangkap sama sekali. Jamming akan lebih berbahaya apabila dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab (misalh : teroris), yang dengan aksinya megngakibatkan jaringan di suatu kota lumpuh (dalam rangka melancarkan aksi terornya).


Perbandingan UU ITE Indonesia dengan Negara Lain


Perbandingan UU ITE Indonesia dengan Negara Lain

Pada tanggal 25 Maret 2008 pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) telah mengesahkan undang–undang baru tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) atau cyberlaw-nya Indonesia. Indonesia telah resmi mempunyai undang-undang untuk mengatur orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam dunia maya. Di berlakukannya undang-undang ini, membuat oknum-oknum nakal ketakutan karena denda yang diberikan apabila melanggar tidak sedikit kira-kira 1 miliar rupiah karena melanggar pasal 27 ayat 1 tentang muatan yang melanggar kesusilaan. sebenarnya UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) tidak hanya membahas situs porno atau masalah asusila. Total ada 13 Bab dan 54 Pasal yang mengupas secara mendetail bagaimana aturan hidup di dunia maya dan transaksi yang terjadi didalamnya.
sebagian orang menolak adanya undang-undang ini, tapi tidak sedikit yang mendukung undang-undang ini.

Kali ini saya ingin berbagi tentang perbandingan UU ITE negara kita dengan negara – negara lain.

Dibandingkan dengan negara-negara di atas, indonesia termasuk negara yang tertinggal dalam hal pengaturan undang-undang ite. UU yang mengatur ITE di Indonesia dikenal dengan nama Cyber Law. Cyberlaw adalah aturan hukum atau legalitas yang mengatur semua kegiatan di internet termasuk ganjaran bagi yang melanggarnya, meskipun di beberapa sisi ada yang belum terlalu lugas dan juga ada yang sedikit terlewat. Secara garis besar UU ITE mengatur hal-hal sebagai berikut :

• Tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan konvensional (tinta basah dan bermaterai). Sesuai dengan e-ASEAN Framework Guidelines (pengakuan tanda tangan digital lintas batas).
• Alat bukti elektronik diakui seperti alat bukti lainnya yang diatur dalam KUHP.
• UU ITE berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar Indonesia yang memiliki akibat hukum di Indonesia.
• Pengaturan Nama domain dan Hak Kekayaan Intelektual.
• Perbuatan yang dilarang (cybercrime) dijelaskan pada Bab VII (pasal 27-37):

    Pasal 27 (Asusila, Perjudian, Penghinaan, Pemerasan)
    Pasal 28 (Berita Bohong dan Menyesatkan, Berita Kebencian dan Permusuhan)
    Pasal 29 (Ancaman Kekerasan dan Menakut-nakuti)
    Pasal 30 (Akses Komputer Pihak Lain Tanpa Izin, Cracking)
    Pasal 31 (Penyadapan, Perubahan, Penghilangan Informasi)
    Pasal 32 (Pemindahan, Perusakan dan Membuka Informasi Rahasia)
    Pasal 33 (Virus?, Membuat Sistem Tidak Bekerja (DOS?))
    Pasal 35 (Menjadikan Seolah Dokumen Otentik (phising?))

Cyberlaw di Singapore
The Electronic Transactions Act (ETA) 1998
ETA sebagai pengatur otoritas sertifikasi. Singapore mempunyai misi untuk menjadi poros / pusat kegiatan perdagangan elektronik internasional, di mana transaksi perdagangan yang elektronik dari daerah dan di seluruh bumi diproses.

The Electronic Transactions Act telah ditetapkan tgl 10 Juli 1998 untuk menciptakan kerangka yang sah tentang undang-undang untuk transaksi perdagangan elektronik di Singapore yang memungkinkan bagi Menteri Komunikasi Informasi dan Kesenian untuk membuat peraturan mengenai perijinan dan peraturan otoritas sertifikasi di Singapura.

Tujuan dibuatnya ETA :
• Memudahkan komunikasi elektronik atas pertolongan arsip elektronik yang dapat dipercaya;
• Memudahkan perdagangan elektronik, yaitu menghapuskan penghalang perdagangan elektronik yang tidak sah atas penulisan dan persyaratan tandatangan, dan untuk mempromosikan pengembangan dari undang-undang dan infrastruktur bisnis diperlukan untuk menerapkan menjamin / mengamankan perdagangan elektronik;
• Memudahkan penyimpanan secara elektronik tentang dokumen pemerintah dan perusahaan menurut undang-undang, dan untuk mempromosikan penyerahan yang efisien pada kantor pemerintah atas bantuan arsip elektronik yang dapat dipercaya;
• Meminimalkan timbulnya arsip alektronik yang sama (double), perubahan yang tidak disengaja dan disengaja tentang arsip, dan penipuan dalam perdagangan elektronik, dll;
• Membantu menuju keseragaman aturan, peraturan dan mengenai pengesahan dan integritas dari arsip elektronik; dan
• Mempromosikan kepercayaan, integritas dan keandalan dari arsip elektronik dan perdagangan elektronik, dan untuk membantu perkembangan dan pengembangan dari perdagangan elektronik melalui penggunaan tandatangan yang elektronik untuk menjamin keaslian dan integritas surat menyurat yang menggunakan media elektronik.
Pada dasarnya Muatan ETA mencakup, sbb:
• Kontrak Elektronik
Kontrak elektronik ini didasarkan pada hukum dagang online yang dilakukan secara wajar dan cepat serta untuk memastikan bahwa kontrak elektronik memiliki kepastian hukum.
• Kewajiban Penyedia Jasa Jaringan
Mengatur mengenai potensi / kesempatan yang dimiliki oleh network service provider untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti mengambil, membawa, menghancurkan material atau informasi pihak ketiga yang menggunakan jasa jaringan tersebut. Pemerintah Singapore merasa perlu untuk mewaspadai hal tersebut.
• Tandatangan dan Arsip elektronik
Bagaimanapun hukum memerlukan arsip/bukti arsip elektronik untuk menangani kasus-kasus elektronik, karena itu tandatangan dan arsip elektronik tersebut harus sah menurut hukum, namun tidak semua hal/bukti dapat berupa arsip elektronik sesuai yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Singapore.

Langkah yang diambil oleh Singapore untuk membuat ETA inilah yang mungkin menjadi pendukung majunya bisnis e-commerce di Singapore dan terlihat jelas alasan mengapa di Indonesia bisnis e-commerce tidak berkembang karena belum adanya suatu kekuatan hukum yang dapat meyakinkan masyarakat bahwa bisnis e-commerce di Indonesia aman seperi di negara Singapore.

Cyberlaw di Malaysia
The Computer Crime Act 1997
Sebagai negara pembanding terdekat secara sosiologis, Malaysia sejak tahun 1997 telah mengesahkan dan mengimplementasikan beberapa perundang-undangan yang mengatur berbagai aspek dalam cyberlaw seperti UU Kejahatan Komputer, UU Tandatangan Digital, UU Komunikasi dan Multimedia, juga perlindungan hak cipta dalam internet melalui amandemen UU Hak Ciptanya. Sementara, RUU Perlindungan Data Personal kini masih digodok di parlemen Malaysia.

The Computer Crime Act itu sendiri mencakup mengenai kejahatan yang dilakukan melalui komputer, karena cybercrime yang dimaksud di negara Malaysia tidak hanya mencakup segala aspek kejahatan/pelanggaran yang berhubungan dengan internet. Akses secara tak terotorisasi pada material komputer, adalah termasuk cybercrime. Hal ini berarti, jika saya memiliki komputer dan anda adalah orang yang tidak berhak untuk mengakses komputer saya, karena saya memang tidak mengizinkan anda untuk mengaksesnya, tetapi anda mengakses tanpa seizin saya, maka hal tersebut termasuk cybercrime, walaupun pada kenyataannya komputer saya tidak terhubung dengan internet.

Lebih lanjut, akses yang termasuk pelanggaran tadi (cybercrime) mencakup segala usaha untuk membuat komputer melakukan/menjalankan program (kumpulan instruksi yang membuat komputer untuk melakukan satu atau sejumlah aksi sesuai dengan yang diharapkan pembuat instruksi-instruksi tersebut) atau data dari komputer lainnya (milik pelaku pelanggar) secara aman, tak terotorisasi, juga termasuk membuat komputer korban untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh pelaku pelanggar tadi.

Hukuman atas pelanggaran The computer Crime Act :
Denda sebesar lima puluh ribu ringgit (RM50,000) dan atau hukuman kurungan/penjara dengan lama waktu tidak melebihi lima tahun sesuai dengan hukum yang berlaku di negara tersebut (Malaysia).

The Computer Crime Act mencakup, sbb:
        Mengakses material komputer tanpa ijin
        Menggunakan komputer untuk fungsi yang lain
        Memasuki program rahasia orang lain melalui komputernya
        Mengubah / menghapus program atau data orang lain
        Menyalahgunakan program / data orang lain demi kepentingan pribadi

Perbandingan UU ITE dilingkup Negara ASEAN
Selanjutnya akan dibahas perbandingan antara UU ITE kita dengan negara lain, khususnya pada kesempatan ini dengan negara-negara tetangga kita yaitu negara-negara ASEAN.

Beberapa hal penting yang menjadi perhatian dalam setiap cyberlaw di negara ASEAN, khususnya yang berhubungan dengan e-commerce antara lain;

1. Perlindungan hukum terhadap konsumen.

• Indonesia
UU ITE menerangkan bahwa konsumen berhak untuk mendapatkan informasi yang lengkap berkaitan dengan detail produk, produsen dan syarat kontrak.
• Malaysia
Communications and Multimedia Act 1998 menyebutkan bahwa setiap penyedia jasa layanan harus menerima dan menanggapi keluhan konsumen.
• Filipina
Electronic Commerce Act 2000 dan Consumer Act 1991 menyebutkan bahwa siapa saja yang menggunakan transaksi secara elektronik tunduk terhadap hukum yang berlaku.
Sedangkan pada negara ASEAN lainnya, hal tersebut belum diatur.

2. Perlindungan terhadap data pribadi serta privasi.

• Singapura
Sebagai pelopor negara ASEAN yang memberlakukan cyberlaw yang mengatur e-commerce code untuk melindungi data pribadi dan komunikasi konsumen dalam perniagaan di internet.
• Indonesia
Sudah diatur dalam UU ITE.
• Malaysia & Thailand
Masih berupa rancangan,

Sedangkan pada negara ASEAN lainnya, hal tersebut belum diatur.

3. Cybercrime

Sampai dengan saat ini ada delapan negara ASEAN yang telah memiliki cyberlaw yang mengatur tentang cybercrime atau kejahatan di internet yaitu Brunei, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan termasuk Indonesia melalui UU ITE yang disahkan Maret 2008 lalu.

4. Spam

Spam dapat diartikan sebagai pengiriman informasi atau iklan suatu produk yang tidak pada tempatnya dan hal ini sangat mengganggu.
• Singapura
Merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang memberlakukan hukum secara tegas terhadap spammers (Spam Control Act 2007)
• Malaysia & Thailand
Masih berupa rancangan.
• Indonesia
UU ITE belum menyinggung masalah spam.
Sementara di negara ASEAN lainnya masih belum ada.

5. Peraturan Materi Online / Muatan dalam suatu situs

Lima negara ASEAN yaitu Brunei, Malaysia, Myanmar, Singapura serta Indonesia telah menetapkan cyberlaw yang mengatur pemuatan materi online yang mengontrol publikasi online berdasarkan norma sosial, politik, moral, dan keagamaan yang berlaku di negara masing-masing.

6. Hak Cipta Intelektual atau Digital Copyright

Di ASEAN saat ini ada enam negara yaitu Brunei, Kamboja, Indonesia, Filipina, Malaysia dan Singapura yang telah mengatur regulasi tentang hak cipta intelektual.
Sementara negara lainnya masih berupa rancangan.

7. Penggunaan Nama Domain

Saat ini ada lima negara yaitu Brunei, Kamboja, Malayasia, Vietnam termasuk Indonesia yang telah memiliki hukum yang mengatur penggunaan nama domain. Detail aturan dalam setiap negara berbeda-beda dan hanya Kamboja yang secara khusus menetapkan aturan tentang penggunaan nama domain dalam Regulation on Registration of Domain Names for Internet under the Top Level ‘kh’ 1999.

8. Electronic Contracting

Saat ini hampir semua negara ASEAN telah memiliki regulasi mengenai Electronic contracting dan tanda tangan elektronik atau electronik signatures termasuk Indonesia melalui UU ITE.
Sementara Laos dan Kamboja masih berupa rancangan.
ASEAN sendiri memberi deadline Desember 2009 sebagai batas waktu bagi setiap negara untuk memfasilitasi penggunaan kontrak elektronik dan tanda tangan elektonik untuk mengembangkan perniagaan intenet atau e-commerce di ASEAN.

9. Online Dispute resolution (ODR)

ODR adalah resolusi yang mengatur perselisihan di internet.
• Filipina
Merupakan satu-satunya negara ASEAN yang telah memiliki aturan tersebut dengan adanya Philippines Multi Door Courthouse.
• Singapura
Mulai mendirikan ODR facilities.
• Thailand
Masih dalam bentuk rancangan.
• Malaysia
Masih dalam tahap rancangan mendirikan International Cybercourt of Justice.
• Indonesia
Dalam UU ITE belum ada aturan yang khusus mengatur mengenai perselisihan di internet.
Sementara di negara ASEAN lainnya masih belum ada. ODR sangat penting menyangkut implementasinya dalam perkembangan teknologi informasi dan e-commerce.

>> Tugas Sistem Informasi :D


Copyright © 2017 priawadi.com All Rights Reserved.