Surat Cinta dari Orang Brunei

Pagi itu udara cerah seperti biasa, rumput tetap basah, burung dan jangkrik-pun tetap riang bernyanyi seperti biasa, tidak ada yang berbeda di hari itu. Pagi-pagi saya sudah bersiap pergi ke tempat kerja bersama teman satu tim. Setelah memanaskan mesin mobil, kita langsung caw ke Jalan James Pearce di Kementrian Hal Ehwal Dalam Negeri Brunei Darussalam.

Sesampainya di James Pearce, saya mencari tempat parkir terlebih dahulu. Masalah utama dan selalu utama disini adalah 'Mencari Tempat Parkir'. Karena rata-rata orang disini menggunakan mobil, jadi butuh space yang besar untuk parkir. Pagi ini kebetulan semua tempat sudah penuh, keliling dan keliling mencari tapi sudah 1 jam lebih tetap tidak menemukan tempat yang kosong. Akhirnya saya putuskan untuk parkir mengikuti mobil lainnya yang sedikit menghalangi mobil lain untuk keluar, yaaa daripada kelamaan nunggu malah ngabisin waktu mending parkir disini aja. Ntar siang bakalan dipindahin juga, gitu aja kok repot. hoho

Setelah selesai parkir saya dan rekan (sebut saja namanya Papank) ke ruangan IT tempat biasa kita bekerja, dan seperti biasa juga hal pertama yang kita lakukan sesampai ruangan adalah nyiapin laptop! Maklum kuli koding, jadi kerjaannya yaa begitu harus mesra sama yang namanya laptop. Ibaratnya sih laptop itu udah kayak pacar atau istri sendiri. Jadi gabisa jauh-jauh.... Hoho

Rencananya sih kita nggak mau berlama-lama di kantor, tapi apa daya ternyata kita ada agenda dadakan dan harus rapat sampai sore. Yaaa mau bagaimana lagi, kita tanam niat pulang cepat dalem-dalem biar nanti tumbuh jadi bunga yang indah. #apalahIniGajelasBanget

Setelah selesai dan mau pulang, tetiba saya teringat akan sesuatu yang penting, bahkan sangat penting. Tapi sayangnya saya lupa, gerangan apa yang membuat saya merasa melupakan sesuatu. Mikir dan mikir... Opsss... tadi mobil ngalangin mobil lain buat keluar. Arghhh.....

Setelah sadar akhirnya saya buru-buru packing dan menuju tempat parkir. Sesampainya ditempat parkir, tempatnya terlihat sudah sepi. Yaa wajarlah, emang sudah waktunya jam pulang. Hmm... Tidak ada yang aneh, mungkin hanya perasaan saya saja yang aneh. Akhirnya saya langsung buka pintu dan menyalakan mesin mobil. Nggak lama kemudian si Papank melihat ada sesuatu yang aneh di kaca mobil, Apakah gerangan? Kita lihat saja setelah pesan-pesan yang satu ini..... #apaanTuh (micingin mata)

Setelah kita lihat ternyata itu 'Surat Cinta dari Orang Brunei'. Woghh... Saya-pun langsung terharu sekaligus terpesona melihatnya, nyaris saja meneteskan air mata, apalagi tahu bahwasannya saya tidak mengerti arti dari sebagian tulisannya. Hoho, sungguh kisah yang pilu sekaligus menyedihkan....

Kira-kira seperti isinya (ditulis diatas kertas amplop surat):


"Paloi bodoh menyusahkan orang sahaja. Mana no telepon. Jangan paloi lai, mentingkan diri sendiri. Jangan buat lagi, siapa kau ini (yang dalam kurung gw nggak ngerti, sepertinya dia berbakat buat jadi Dokter -.-)"

OMG OMG.... Romantis sekali sih kamuu. Ini aku jadi langsung deg-deg-an tingkat dewa tauk. Tetiba sadar, ohh damn!!! Besok gimana ini? Gimana kalau ketemu sama orang yang membuat ini surat? Jangan-jangan gw mau ditembak? Ozzz.....

Ahh... Yasudahlah, ngapain juga capek mikirin. Yang penting sekarang orangnya udah nggak ada, jadi bisa pulang dengan selamat. Yaa... Walaupun dijalan tetap kepikiran, sebenarnya 'Paloi' itu apa sih artinyaaa!!!! Menn... Disepanjang perjalanan gw kepikiran paloi itu apa. Gw sama Papank jadi mencoba menerka-nerka. Tapi tetap saja tidak menemukan arti yang tepat. lol

Beberapa lama setelah kejadian itu akhirnya gw tau arti paloi itu apa. Ternyata paloi itu sama dengan bodoh! wkwkwk, maaf-maaf... Waktu itu gw masih baru dalam hal setir menyetir mobil, karena gw baru belajar make mobil waktu di Brunei. Emang salah sih, udah parkir ngalangin trus pake acara lupa mindahin segala. Yaaa... Walaupun gw juga pernah ngalamin, kita nggak bisa balik soalnya mobil kita dihalangin sama mobil lain. Jadi kita mondar-mandir berjam-jam, jalan ke mall dulu, liat mobil masih dihalangin, balik ke mall lagi, sholat dulu, tidur-tiduran sampai akhirnya sudah tidak ada yang ngalangin lagi. Tapi bedanya kita nggak berani nulis surat beginian, yakali di negara orang. Ntar bisa digebukin satu negara! Haha

Ohh iya, besoknya karena takut ketemu sama orang yang bikin itu surat, akhirnya gw inisiatif tukeran sama mobil yang sering dipake tim lain (yang biasa dipake Putra). Biasanya gw pake mobil yang Silver, besok-nya gw pake mobil Biru. Haha, untung disini disedian 2 mobil. Jadi nggak perlu takut, lah wong mobilnya beda. Huahaha.....


Cara mudah merapikan source code di Eclipse

Sedikit tips bagi teman-teman yang suka ngoding di Eclipse dan sedikit malas untuk merapikan kodingan. Mungkin kalau kodingannya sedikit masih enak-lahh buat dirapikan sendiri. Tapi kalau kodingannya udah ribuan? Lama-lama malas juga... Nahh supaya gampang merapikannya ternyata Eclipse sudah ada fitur untuk merapikannya.

Misal nih, gw ada beberapa baris kodingan yang sengaja tidak rapi. Tinggal di-block baris kodingan yang mau dirapikan atau kalau mau semuanya tinggal ctrl+a.



Nahh setelah di-block tinggal ke menu Source -> Format



Tadaa.... Kodingannya otomatis jadi rapih... :D





Secarik kertas yang berisi harapan dan impian | Believe in your dreams

Udah lama banget sepertinya nggak curhat-curhat disini. Haha, maafkan kakanda ohh adinda... Apadaya kakanda sekarang lagi malas nulis apalagi curhat. Sedang sibuk dengan ketidaksibukan ini. #sambilnyanyi

Tadi tumben-tumbenan curhat di Instagram. Intinya sih bukannya mau sombong atas apa yang udah diraih, tapi pengen jadiin itu sebagai motivasi bagi adek-adek gw yang sekarang lagi kuliah supaya jangan takut bermimpi. Nggak ada yang nggak mungkin selama kita mau berdoa dan berusaha.

Ada quote yang paling berkesan saat ikutan training motivasi pas awal kuliah dan sampai sekarang masih gw ingat dan gw terapin: *dengan sedikit penambahan dan pengurangan :3

"Tulis impianmu di kertas! Biarkan pensil-pensil itu menari diatas kertas dengan ide-ide brilian kalian dan biarkan Allah yang memegang penghapusnya"

Yapp... Impian-impian dan target semuanya gw tulis di kertas. Kenapa harus dikertas? Kenapa nggak diingat aja di otak? Hmm... Karena terkadang kita lupa dengan apa yang kita targetkan. Dengan menulis semuanya dikertas otomatis tidak ada satu-pun yang terlewatkan. Kita bisa melihat daftar target dan impian kita sebelum tidur dan menargetkan dalam waktu dekat kira-kira target apa yang bisa dicoret dan capai. Terkadang kita juga nggak sadar ternyata ada target yang sudah kita capai dan belum sempat kita coret dari list target-target tersebut.

Seperti kata quote diatas 'Biarkan Allah yang memegang penghapusnya'. Terkadang tidak semua target yang kita tulis tersebut tercapai walaupun kita sudah berusaha sebisa kita. Tapi yakinlah, tidak ada usaha yang sia-sia. Mungkin Allah sudah menyiapkan sesuatu yang lebih dahsyat untuk kalian. Karena 'Allah selalu memberikan apa yang benar-benar kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan'.

Nggak usah jauh-jauh ngasih contoh orang-orang hebat disana. Contohnya saja saya pribadi, yaaa walaupun jauh kalau dibilang orang hebat. Masih banyak temen-temen disana yang lebih hebat dari gw pastinya. Tapi yaa setidaknya gw hebat bagi diri gw sendiri! Haha... Berikut beberapa postingan saya di Instagram,

Ohh iya jangan lupa follow akun Instagram aku ya kakaghh... :3
Disini nih -> http://instagram.com/priawadi



1. Salah satu wishlist yg melampaui target. Hehehe, awalnya nulis target 'sebelum wisuda bisa banggain IPB dgn menang lomba skala Nasional' ehh Alhamdulillah malah nggak sengaja dapat yg Internasional juga. 'Allah memberikan apa yg benar-benar kita butuhkan, bukan apa yg kita inginkan'. #certificate #international #acer #incrediblegreencontest #taiwan #taise #acerfoundation #latepost



2. Target lainnya kemarin nulis 'sebelum wisuda pengen nulis dan nerbitin buku tutorial supaya nama gw bisa terkenal setidaknya oleh orang-orang IT di Indonesia'. Yaa walaupun nggak kesampaian, udah nulis setengah gara-gara sibuk sana sini malah males ngelanjutin. Hoho... Ehh nggak jadi nulis buku malah karya gw yg ditulis di buku 'Indonesia 105 Innovations' trus skripsi gw di publish diberbagai koran maupun situs berita online kyk NGI, JPNN, Rakyat Bengkulu, Pariwara IPB, dll. Woghh... How lucky I am... :) Ada lgy nulis 'sebelum wisuda harus jalan-jalan ke luar negeri tpi bukan pakai duit pribadi'. Paper udah lolos sana-sini tpi apa daya kurang jago nyari sponsor, akhirnya nggak ada yg jadi berangkat. Ehh... Ujug2 sebelum wisuda malah kerja di Luar Negeri. Hoho... "Fabiayyi 'ala irobbikuma tukadziban (Maka nikmat Tuhanmu yg manakah yg kamu dustakan?)"

Sebagai sebuah catatan dan pengingat bagi kita dan gw pastinya:

Allah mengingatkan manusia hingga berulang sampai 31 kali dengan kalimat yang sama, dengan jumlah huruf yang sama agar manusia mudah mengingatnya dan pandai bersyukur.

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55] )

وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّواْ نِعْمَتَ اللّهِ لاَ تُحْصُوهَا إِنَّ الإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ ﴿٣٤﴾

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (QS. Ibrahim [14] : 34)

Gw nggak bilang itu hasil karya gw sendiri. Semua itu berkat temen-temen dan tim gw (Coffee-dev dan P-SOFT) yang selalu menjadi inspirasi bagi gw. Aku mah apa atuh, cuman butiran ceres klo tanpa kalian dan tak lupa juga buat temen-temen Ilkom 46 IPB serta omda IMBR-Bengkulu. Mungkin, gw cuman salah satu orang yang beruntung yang bisa dekat dengan orang-orang hebat seperti kalian :)

Ohh iya, bukan berarti target gw hanya sebatas itu ya. Masih banyak target-target lainnya yang kudu gw kejar! Mumpung masih muda dan ganteng :p


Tutorial Install Liferay IDE di Eclipse

Berikut 'Tutorial Install Liferay IDE di Eclipse'. Adapun Minimum Requirement-nya sebagai berikut :
  • Java 5.0 JRE
  • Eclipse Indigo JavaEE(3.7.x) - ke atas
Tahap-tahapannya sebagai berikut :
2. Selanjutnya jalankan eclipse.exe
3. Setelah Eclipse-nya sudah jalan, selanjutnya ke menu Help > Install New Software...


4. Selanjutnya klik Add... dipojok kanan 


5. Selanjutnya akan ada kotak dialog seperti dibawah. Ketik Liferay IDE untuk Name. Untuk Location isikan salah satu link dibawah :


6. Klik OK
7. Setelah itu akan ada kotak dialog seperti dibawah, selanjutnya centang dan klik tombol Next


8. Setelah semua tahapan selesai, Restart Eclipse teman-teman. 
9. Untuk memastikan Eclipse IDE sudah ter-install dengan benar di Eclipse teman-teman coba kembali ke menu Help > About Eclipse dan lihat apakah ada logo Liferay IDE di Eclipse teman-teman seperti dibawah




source : http://www.liferay.com/community/wiki/-/wiki/Main/Liferay+IDE+Installation+Guide


Tutorial Cara Mengganti Domain Blogspot ke Domain Sendiri (Custom Domain)

Kali ini saya ingin mencoba membuat Tutorial tentang Cara Mengganti Domain Blogspot ke Domain Sendiri (Custom Domain). Nah, kebetulan saya beli domain di rumahweb.com. Terserah teman-teman sih sebenarnya mau dimana, cari yang nyaman menurut teman-teman aja. Sebelum membeli domain harus kita perhatikan dulu, kita cuman mau membeli domain atau dengan hosting sekalian. Bedanya apa sih?

Nah kalau pake blogspot kita bisa milih cuman mau beli domain saja atau sekalian domain+hosting. Cuman beli domain dalam hal ini semua file-file blog kita disimpan di Google, jadi nggak perlu repot-repot bayar hostingan pertahun. Tapi kelemahan cuman beli domain itu kita jadi nggak bebas berkreasi, seperti bikin email sendiri, nyetting-nyetting segala macemlah yang bakalan kita dapet kalo kita beli hostingan sendiri. Tapi kalau cuman sebatas blog mah gw rasa nggak perlulah ya buat beli hostingan, apalagi lumayan merogoh kocek kalau dihitung-hitung pertahunnya dan lagi kalau beli hosting kita harus memindahkan semua artikel yang ada di blogger ke wordpress. Jadi lumayan ribet xD

Oke lanjut ke topik. Setelah teman-teman berhasil membeli domainnya. Sekarang tinggal pengaturan lagi supaya blog temen-temen yang namadomainteman.blogspot.com menjadi domainteman.com atau apalah itu domainnya. Oyya, karena saya pake layanan dari rumahweb.com jadi tutorialnya sesuai dengan settingan di rumahweb.com ya :V

Berikut tahapan-tahapannya :
1. Kita login dulu ke http://clientzone.rumahweb.com/
2. Pada dashboard pilih Domains -> Domainku



3.  Setelah itu akan ada list nama domain yang sudah teman-teman beli. Trus dikanan pilih Manage domain.



4. Selanjutnya pilih Management Tools -> Manage DNS



5. Setelah itu klik tombol Add New Record



6. Selanjutnya isi isian untuk A Records dengan IP sebagai berikut

- IP = 216.239.32.21 TTL = 14400 selanjutnya klik tombol Add Record. Setelah itu isi lagi dengan :
- IP = 216.239.34.21 TTL = 14400 selanjutnya klik tombol Add Record. Setelah itu isi lagi dengan :
- IP = 216.239.36.21 TTL = 14400 selanjutnya klik tombol Add Record. Setelah itu isi lagi dengan :
- IP = 216.239.38.21 TTL = 14400



Setelah semuanya ditambahkan, maka kalau dilihat akan seperti ini tampilannya :


7. Untuk langkah selanjutnya teman-teman login ke Blogger. Masuk ke Setelan -> Dasar. Dibagian Penerbitan klik Tambahkan Domain Khusus




8. Selanjutnya masukkan alamat domain baru teman-teman kedalam form yang disediakan, nanti akan ada 2 buah token atau apalah itu yang diperlukan untuk mendaftarkan CNAME di rumahweb tadi.



9. Setelah itu kembali lagi ke Langkah 6. Tapi Record Type-nya diganti dengan CNAME dan disesuaikan dengan token yang ada di Blogger pada Langkah Nomer 8.
- Domain = www                             Hostname = ghs.google.com           TTL = 14400
- Domain = tokenSebelahKiri       Hostname = tokenSebelahKanan   TTL = 14400



Setelah setting DNS selesai maka kembali lagi ke blogger.com dan klik tombol Simpan. Apabila tidak ada error maka tampilannya akan segera berubah menjadi seperti dibawah :


Perlu teman-teman ketahui, proses perubahan DNS memerlukan waktu paling tidak 1-24 jam. Sehingga apabila custom domain yang teman-teman setting belum bisa diakses kemungkinan prosesnya belum selesai dan teman-teman tinggal menunggu saja dengan sabar. Tapi berdasarkan pengalaman saya sendiri, setelah selesai maka saya langsung bisa mengakses halaman custom domain saya setelah selesai melakukan setting DNS. Apabila teman-teman mengalami kesulitan tinggal menghubungi Support RumahWeb.


Semoga bermanfaat :)


Tutorial Membuat Aplikasi Arah Kiblat Sederhana | Tutorial Android

Untuk tutorial kali ini kita akan mencoba membuat aplikasi arah kiblat sederhana untuk android. Yang sebenarnya sudah saya gunakan dibeberapa aplikasi. Tapi untuk yang cuman aplikasi arah kiblat aja kebetulan barusan saya upload ke Google Play, linknya ada disini : Simple Qibla Locator.

Bagaimana cara membuatnya? Silahkan ikuti step by step tutorialnya :

1. Buat projek baru dengan nama 'SimpleQiblaLocator' atau terserah teman-teman.
2. Buat kode program pada 'MainActivity.java' dan jangan lupa masukkan background di folder res -> Drawable : bg_kiblat3.png karena kebetulan pada projek ini background-nya saya namain seperti itu di kodingannya.

import android.app.Activity;
import android.location.Criteria;
import android.location.Location;
import android.location.LocationListener;
import android.location.LocationManager;
import android.os.Bundle;
import android.content.Context;
import android.content.pm.LabeledIntent;
import android.content.res.Resources;
import android.graphics.*;
import android.hardware.Sensor;
import android.hardware.SensorEvent;
import android.hardware.SensorEventListener;
import android.hardware.SensorManager;
import android.util.Config;
import android.util.Log;
import android.view.View;
import android.widget.ImageView;

public class Kiblat extends Activity {

    private static final String TAG = "Compass";
   
    private SensorManager mSensorManager;
    private Sensor mSensor;
    private SampleView kiblat;
    private float[] mValues;
    private double lonMosque;
       private double latMosque;
       private LocationManager lm;
    private LocationListener locListenD;

    //for finding north direction
    private final SensorEventListener mListener = new SensorEventListener() {
        public void onSensorChanged(SensorEvent event) {
            if (Config.DEBUG) Log.d(TAG,
                     "sensorChanged (" + event.values[0] + ", " + event.values[1] + ", " + event.values[2] + ")");
            mValues = event.values;
            if (kiblat != null) {
                kiblat.invalidate();
            }
        }

        public void onAccuracyChanged(Sensor sensor, int accuracy) {
        }
    };

       @Override
    protected void onCreate(Bundle icicle) {
        super.onCreate(icicle);
        mSensorManager = (SensorManager)getSystemService(Context.SENSOR_SERVICE);
        mSensor = mSensorManager.getDefaultSensor(Sensor.TYPE_ORIENTATION);
        kiblat = new SampleView(this);
        setContentView(kiblat);
       
        // for calling the gps
        LocationManager lm = (LocationManager)getSystemService(Context.LOCATION_SERVICE);
        Location loc = lm.getLastKnownLocation("gps");
       
     // ask the Location Manager to send us location updates
        locListenD = new DispLocListener();
        lm.requestLocationUpdates("gps", 30000L, 10.0f, locListenD);
       
        locListenD = new DispLocListener();
        lm.requestLocationUpdates("gps", 30000L, 10.0f, locListenD);       
       }     
  
       //finding kabah location
    private double QiblaCount(double lngMasjid, double latMasjid) {
       double lngKabah=39.82616111;
              double latKabah=21.42250833;
              double lKlM=(lngKabah-lngMasjid);
              double sinLKLM= Math.sin(lKlM*2.0*Math.PI/360);
              double cosLKLM= Math.cos(lKlM*2.0*Math.PI/360);
              double sinLM = Math.sin(latMasjid *2.0 * Math.PI/360);
              double cosLM =  Math.cos(latMasjid *2.0 * Math.PI/360);
              double tanLK = Math.tan(latKabah*2*Math.PI/360);
              double denominator= (cosLM*tanLK)-sinLM*cosLKLM;
             
              double Qibla;
              double direction;
             
              Qibla = Math.atan2(sinLKLM, denominator)*180/Math.PI;
              direction= Qibla<0 ? Qibla+360 : Qibla;
              return direction;
      
       }

    //resume location update when we are resume
       @Override
    protected void onResume()
    {
        if (Config.DEBUG) Log.d(TAG, "onResume");
        super.onResume();

        mSensorManager.registerListener(mListener, mSensor,
                SensorManager.SENSOR_DELAY_GAME);
    }

       //stop location update when we are stop
    @Override
    protected void onStop()
    {
        if (Config.DEBUG) Log.d(TAG, "onStop");
        mSensorManager.unregisterListener(mListener);
        super.onStop();
    }

    private class SampleView extends View {
        private Paint   mPaint = new Paint();
        private Path    mPath = new Path();
        private boolean mAnimate;
             

        public SampleView(Context context) {
            super(context);

            // Construct a wedge-shaped path
            mPath.moveTo(0, -100);
            mPath.lineTo(20, 120);
            mPath.lineTo(0, 100);
            mPath.lineTo(-20, 120);
            mPath.close();
        }

        //make an arrow for pointing direction
       
        protected void onDraw(Canvas canvas) {
            Paint paint = mPaint;
           
            this.setBackgroundResource(R.drawable.bg_kiblat3);
           
            paint.setAntiAlias(true);
            paint.setColor(Color.RED);
            paint.setStyle(Paint.Style.FILL_AND_STROKE);

            int w = canvas.getWidth();
            int h = canvas.getHeight();
            int cx = w / 2;
            int cy = h / 2;
           float Qibla=(float) QiblaCount(lonMosque,latMosque);
         //   float Qiblat = mValues [0] + Qibla;
            canvas.translate(cx, cy);
            if (mValues != null) {
                canvas.rotate(-(mValues[0]+ Qibla));
            }
            canvas.drawPath(mPath, mPaint);
        }

        @Override
        protected void onAttachedToWindow() {
            mAnimate = true;
            if (Config.DEBUG) Log.d(TAG, "onAttachedToWindow. mAnimate=" + mAnimate);
            super.onAttachedToWindow();
        }

        @Override
        protected void onDetachedFromWindow() {
            mAnimate = false;
            if (Config.DEBUG) Log.d(TAG, "onDetachedFromWindow. mAnimate=" + mAnimate);
            super.onDetachedFromWindow();
        }
   
            }
   
    private class DispLocListener implements LocationListener {
       public void onLocationChanged(Location loc) {
       // update TextViews
        latMosque = loc.getLatitude();
        lonMosque = loc.getLongitude();
       }
      
       public void onProviderDisabled(String provider) {
       }
      
       public void onProviderEnabled(String provider) {
       }
      
       public void onStatusChanged(String provider, int status, Bundle extras) {
       }
    }
}


3. Jangan lupa tambahin Permission di AndroidManifest.xml

   <uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_LOCATION" />
   <uses-permission android:name="android.permission.ACCESS_FINE_LOCATION"/>
   <uses-permission android:name="android.permission.READ_PHONE_STATE" />
   <uses-permission android:name="android.permission.RECEIVE_BOOT_COMPLETED"/>

   <uses-permission android:name="android.permission.INTERNET" />

4. RUN dan lihat hasilnya





Copyright © 2017 priawadi.com All Rights Reserved.